Berita Banjar

Terdampak Banjir di Martapura Timur, Murid SDN Pematang Baru Terpaksa Bergantian Ruang Kelas

Ruang kelas yang kebanjiran tersebut, yakni ruang kelas 1, 2A, 2B, dan 4. Ruangan guru juga turut terendam.

Terdampak Banjir di Martapura Timur, Murid SDN Pematang Baru Terpaksa Bergantian Ruang Kelas
istimewa/april
BANJIR -┬áBeginilah suasana banjir yang melanda SDN Pamatang Baru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Seperti di daerah lainnya di Kalimantan Selatan (Kalsel), tingginya intensitas curah hujan juga turut meluapi fasilitas umum seperti sekolahan, baik yang ada di wilayah Kota Martapura maupun di perdesaan.

Contohnya di SDN Pematang Baru di wilayah Kecamatan Martapura Timur. Jika semula luapan air hanya menjamah area halaman, kini mulai memasuki ruang kelas.

Bahkan sejak Senin (10/2/2020) genangan air di dalam ruangan setinggi mata kaki orang dewasa dan bahkan lebih. Kondisi hari ini, Selasa (11/2/2020), pun masih sama.

Genangan di teras lebih dalam lagi hingga nyaris mencapai lutut anak-anak.

"Ada empat ruangan yang kebanjiran," ucap April, guru setempat, kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (11/2/2020).

Video Mesum ala Vina Garut di Pasuruan Jadi Viral, Suami Rekam Istri Hubungan Intim dengan 4 Pria

Uangnya Tak Berbatas, Bill Gates Pesan Superyacht Bertenaga Hidrogen Cair, Harganya Rp 8,8 Triliun

Akan Transaksi, Warga Kapuas Ini Ditangkap di Palangkaraya, Polisi Sita 54,11 Gram Sabu

Pesawat Ayu Ting Ting Dihantam Badai Hingga Hancur Jadi Doa Sosok Ini, Umi Kalsum Langsung Bereaksi

Ruang kelas yang kebanjiran tersebut, beber April, yakni ruang kelas 1, 2A, 2B, dan 4. Ruangan guru juga turut terendam.

Ia menuturkan air mulai meluap sejak Jumat kemarin. Namun awalnya cuma menggenangi halaman. Baru mulai Senin banjir turut melanda ruang kelas.

"Karena genangan airnya masih belum surut. Jadi mulai hari sebagian murid belajarnya bergantian ruangan," ucapnya.

Kepala SDN Pematang Baru, Arifin menuturkan meski beberapa ruangan terendam banjir, namun ia belum berencana meliburkan sekolah. Apalagi dalam waktu dekat para murid akan menghadapi ujian sekolah.

“Kami akan gunakan sistem belajar dengan menggunakan ruang belajar secara bergantian. Sementara ini masih ada dua unit ruang kelas yang masih aman,” sebutnya.

Permintaan Maaf Rizky Febian pada Lina Jubaedah Imbas Autopsi Mantan Istri Sule Itu Disarankan Teddy

Dipanggil Tim Bakorpakem Kejari Pasuruan, Ningsih Tinampi Mengaku Keseleo Lidah

4 Watak Nikita Mirzani yang Layak Ditiru, Seteru Dipo Latief dan Sajad Ukra Dipuji Inul Daratista

Kendati proses belajar dan mengajar tetap masih bisa berlangsung. Namun, Arifin pun tetap berharap, permasalahan banjir yang saban tahun terjadi itu secepatnya tertanggulangi.

“Beberapa unit ruang kelas yang terendam banjir bangunannya masih bagus. Barangali bagian lantainya saja perlu penambahan agar banjir yang kerab melanda ini tidak mengganggu aktivitas belajar dan mengajar,” ucap Arifin. (banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved