Berita Kabupaten Banjar

Tujuh Kecamatan Terpapar Banjir, Begini Upaya yang Dilakukan BPBD Banjar

Tingginya intensitas curah hujan yang yang mengguyur Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk di Kabupaten Banjar, sejak sepekan terakhir menyebabkan mel

Tujuh Kecamatan Terpapar Banjir, Begini Upaya yang Dilakukan BPBD Banjar
banjarmasinpost.co.id/roy
Warga Pingaranilir gotong-royong membersihkan pampangan (eceng gondok bercampur sampah organik lain) yang teronggok jembatan setempat, Jumat (7_2). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tingginya intensitas curah hujan yang yang mengguyur Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk di Kabupaten Banjar, sejak sepekan terakhir menyebabkan meluasnya genangan air.

Tercatat tujuh dari 20 kecamatan di daerah ini yang terpapar banjir.

"Tapi secara umum masih dalam kategori aman dengan status siaga kebencanaan. Kami terus melakukan pemantuan dan menyiagakan petugas yang tiap saat siap bergerak," ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar Ricky Ferdyanto ST, Selasa (11/2/2020).

Pejabat eselon III di Bumi Barakat ini menuturkan ada kecenderungan warga yang terpapar banjir selalu meminta bantuan logistik, padahal kondisi genangan dangkal dan tak menyebabkan terganggunya aktivitas.

Sementara itu penyaluran bantuan terhadap korban bencana mesti merujuk petunjuk teknis atau SOP (standart operational prosedur).

Perceraian Ussy Sulistiawaty di Masa Lalu Berimbas pada Andhika Pratama, Sohib Luna Maya Tercengang

Dewi Perssik Ikut Dipecat dari LIDA 2020? Juga Ramai Dicari Sosok Soimah & Iis Dahlia di Acara Itu

Natasha Wilona & Kevin Sanjaya Didoakan Susul Caesar Hito & Felicya, Eks Verrell Bramasta Merespons

"Kami tak bisa serta-merta menyalurkan bantuan, mesti dilihat dulu kondisinya. Sesuai SOP, bantuan disalurkan ketika warga menjadi kesulitan beraktivitas akibat banjir," sebutnya.

Jika tiap banjir meski pun skala kecil langsung diberi bantuan, sebut Ricky, hal tersebut akan memunculkan persoalan baru yakni cepat ludesnya persediaan logistik.

Banjir yang terjadi di wilayah Banjar umumnya hanya berlangsung sebentar, tidak sampai hingga satu minggu atau sebulan.

"Coba bayangkan jika saat banjir langsung diberi bantuan. Padahal misalnya esoknya sudah kering, kemudian saat hujan deras lagi kebanjiran lagi. Jika begitu kondisinya, tentu tidak akan cukup logistik, sementara ketersediaan anggaran juga terbatas," tandas Ricky.

Di beberapa tempat yang cukup dalam banjirnya dan menyebabkan terganggunya aktivitas, pihaknya selalu menyalurkan bantuan. Contohnya di Kecamatan Pengaron yang menyebabkan 30 KK terdampak banjir.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved