Berita Tanahbumbu

VIDEO Hari Keempat Tes SKD CPNS di Tanahbumbu Berlangsung Lancar, 20 Peserta Dinyatakan Gugur

Hari keempat pelaksanaan seleksi kompetensi dasar calon pegawai negeri sipil (cpns) tahun 2020 yang dilaksanakan BKD Tanahbumbu berjalan lancar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Hari keempat pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2020 dilaksanakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanahbumbu berlangsung lancar.

Sampai dengan hari keempat pelaksanaan tes, dari 2.622 CPNS akan mengikuti SKD. Sekitar 20 orang dinyatakan gugur, sebelumnya mengikuti tes karena tidak hadir dan datang terlambat. Sementara tes SKD sudah dilaksanakan.

Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi, pada BKD Tanahbumbu Untung RLU membenarkan, secara teknis selama pelaksanaan tes tidak mengalami kendalaan berarti.

Hanya menjadi kendala, saat pelaksanaan tes berlangsung persesi peserta tidak penuh sesuai jumlah. "Misal persesinya jumlahnya 100, tapi yang datang cuman 97. Ada juga datang terlambat," jelas Untung.

Geledah  Kos-kosan di Jalan Pramuka Banjarmasin, Petugas Temukan Lebih Setengah Kilogram Sabu

VIDEO Jasad Korban Tenggelam di Sungai Tapin Akhirnya Ditemukan

Foto Abash, Kekasih Lucinta Luna Telanjang Dada, Bagian Ini Disorot, Sempat Buat Siti Badriah Begini

Dewi Perssik Ikut Dipecat dari LIDA 2020? Juga Ramai Dicari Sosok Soimah & Iis Dahlia di Acara Itu

Selain, ada peserta tidak memenuhi ketentuan diwajibkan. Di antaranya KTP, peserta wajib membawa yang asli. Atau surat keterangan (Suket) yang asli, jika ada peserta hilang KTP. Selain kartu keluaga (KK) harus yang asli.

"Bila salah satu dokumen itu tidak ada, atau hanya foto copy. Maka tim BKN tidak memperkenankan perserta masuk ke ruang CAT," jelas Untung.

"Ada juga peserta yang datang 30 menit dari jam ditentukan. Padahal di pengumuman, jika tes dimulai jam 08.00 Wita, peserta jam 07.00 Wita sudah harus di sini. Karena kita ontime," tambah Untung.

Tepat pukul 07.00 Wita, peserta harus diarahkan ke ruang streil dua. "Kadang-kadang peserta molor, terlambat. Sedangkan tik BKN tidak mentolerir bila ada keterlambatan. Sementara peserta menganggap gampang, mengira terlambat masih bisa masuk. Tidak, karena kita ontime. Pukul 07.55 Wita, PIN sesi sudah di close. Jadi peserta terlambat tidak bisa dapat PIN untuk SKD," jelasnya.

Akibat dari itu, mulai dari pelaksanaan tes SKD. Diperkirakan sekitar 20 sampai 30 orang peserta dinyatakan gugur sebelum mengikuti tes, karena tidak datang dan terlambat hadir.

Disinggung sampai dengan hari keempat pelaksanaan tes SKD, peserta melebihi passing grade, Untung menambahkan, ada sekitar 40 persen peserta melebihi nilai 300 atau di atas passing grade.

"Setelah selesai, nanti akan dilakukan ranking selanjutnya untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB)," katanya

Terpisah, pengamatan banjarmasinpost.co.id, pelaksanaan tes SKD berlangsung sangat ketat. Peserta sebelum melaksanakan tes, mereka harus melewati petugas yang bertugas di masing-masing pos sterilisasi.

Akhirnya Suami Karen Pooroe Buka Suara Terkait Kematian Zefania Carina, Fakta Terbaru Diungkap

Syahrini Berendam Air Panas di Bathub Reino Barack, Lihat Foto Penampakan Kamar Mandinya di Jepang!

Perempuan 80 Tahun Terpanggang, Api Luluhlantakan 1 Rumah di Desa Maju Bersama Kabupaten Tanahbumbu

Sebelum memasuki lokasi steril kedua, peserta terlebih dulu diperiksa barang bawaan. Perhiasan dikenakan peserta harus di lepas dan dititipkan ke petugas.

Petugas hanya diperbolehkan membawa peralatan yang diperlukan selama berlangsung, diantaranya kartu tes.

Kemudian di ruang steril dua, seluruh badan peserta kembali diperiksa dengan menggunakan alat metal detekror oleh petugas BKD dan Satpol PP.(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved