Berita Hulu Sungai Tengah

Nabi Palsu di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Bakal Segera Disidangkan di Pengadilan Barabai

Kasus nabi palsu asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri setempat

Nabi Palsu di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Bakal Segera Disidangkan di Pengadilan Barabai
POLRES HST UNTUK BPOST GROUP
Kasus nabi palsu di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Nasrudin, dilimpahkan polres ke Kejaksaan Negeri setempat, Rabu (12/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kasus nabi palsu di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, dilimpahkan polres ke kejaksaan negeri  bersama barang bukti dan tersangka Nasrudin.

Nasrudin dituduh melakukan tindakan penistaan agama.

Ia bahkan mengubah dua kalimat syahadat.

Pelimpahan dilakukan oleh penyidik pembantu unit 3 Satreskrim, anggota provos dan anggota Satsabhara Polres HST. 

Kapolres HST, AKBP Danang Widaryanto, melalui  Ps Paur Subag Humas, Aipda M Husaini, Rabu (12/2/2020), mengatakan, penyidikan tentang kasus penistaan agama sudah selasai.

Sekarang sudah dilimpahkan kepada penyidik kejaksaan untuk selanjutnya dilaksanakan sidang di Pengadilan Negeri Barabai.

Pedagang Pasar Manuntung Berseri Pelaihari Pertanyakan Literan Beras ke Petugas Ini

Kalsel Promosikan Wisata dan Kebudayaan di Thalinn Estonia Tourest 2020

Sedang Enak Istirahat, Warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah Penyimpan 5,52 Gram Ini Dicocok Polisi

Lebih 1.500 Mahasiswa Akan Hadiri Peringatan Gugurnya Pahlawan Ampera di Banjarmasin

Pria di China Berniat Bakar Diri Gara-gara Pesta Ulang Tahunnya Dibatalkan Akibat Virus Corona

Aurel Berhijab Saat Putri Krisdayanti & Anang Hermansyah Digosipkan Akan Menikah, Ashanty Sebut Ini

Jaksa Penuntut Umum, Hanida, mengatakan, penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti dari penyidik ke Jaksa Penuntu Umum (JPU) telah selesai.

Selanjutnya, JPU melimpahkan ke pengadilan negeri untuk dilakukan penuntutan dalam persidangan.

"Sepekan lagi kami limpahkan. Selanjutnya, menunggu jadwal sidang pengadilan negeri," bebernya.

Nasrudin ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada 2 Desember 2019.

Selain itu, Polres HST sebelumnya juga sudah mengantongi hasil pemeriksaan saksi ahli dari Falkutas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia di Yogyakarta.

(Banjarmasinpost.co. id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved