Ekonomi dan Bisnis

PT Pertamina Berencana Bangun Kilang Minyak Rp 800 Triliun, Ini yang Dikhawatiran Wamen BUMN

Pertamina Berencana Bangun Kilang Minyak Rp 800 Triliun, Ini yang Dikhawatiran Wamen BUMN.

PT Pertamina Berencana Bangun Kilang Minyak Rp 800 Triliun, Ini yang Dikhawatiran Wamen BUMN
KOMPAS IMAGES
kilang minyak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pertamina Berencana Bangun Kilang Minyak Rp 800 Triliun, Ini yang Dikhawatiran Wamen BUMN.

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menyimpan kekhawatiran terkait rencana pembangunan kilang minyak oleh PT Pertamina (Persero).

Pasalnya, biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun kilang ini sangat besar sekitar Rp 800 triliun dalam waktu 7 tahun.

Budi khawatir pembangunan kilang ini akan sia-sia nantinya, sebab sembari pembangunan kilang dilakukan, transformasi penggunaan bahan bakar kendaraan terus bergerak. Akan terjadi peralihan dari kendaraan yang berbahan bakar minyak ke listrik.

Wabah Virus Corona, Manchester United Terancam Ubah Rencana Pramusim, Nasib Tur ke China?

Pilkades Serentak di Desa Suato Tatakan Berhadiah, Perehitungan Suara hingga Malam Hari

Melihat Industri Kayu Bakar Jamran di Desa Sungai Rutas di Antara Perkebunan Sawit di Tapin

"Saya tanya apa kamu (Pertamina) yakin selama depresiasi dari Rp 700 - 800 triliun ini belum selesai dilakukan, tidak ada perubahan sistem energi dari pakai bensin jadi pakai listrik?," tuturnya di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Menurut Mantan Direktur Utama PT Inalum itu perkembangan zaman terus terjadi dan mendorong adanya transformasi pola kebiasaan masyarakat.

"Di tahun 1700-1800 ada saatnya sistem di energi dunia semula hanya dibakar untuk matang, dengan penemuan bisa membuat energi jadi jalan," kata Budi.

Tren transformasi energi BBM ke listrik juga sudah ramai terjadi di dunia. Hal ini akibat pentingnya isu lingkungan sehingga menuntut adanya kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin saat diperkenalkan Presiden RI, Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Joko Widodo melantik 12 orang wakil menteri Kabinet Indonesia Maju.
Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin saat diperkenalkan Presiden RI, Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Joko Widodo melantik 12 orang wakil menteri Kabinet Indonesia Maju. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Oleh karenanya, pria yang juga sempat menjabat Direktur Utama Bank Mandiri itu meminta Pertamina untuk melakukan perhitungan kembali terkait rencana pembangunan kilang tersebut.

"Jadi kalau itu (pembangunan kilang) belum terjadi, akibatnya adalah investasi Rp 700 triliun itu menjadikan produk yang tidak akan dipakai oleh ratusan rakyat Indonesia," ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kekhawatiran Wamen BUMN soal Rencana Pertamina Bangun Kilang Minyak Rp 800 Triliun",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved