Breaking News:

Kriminalitas Regional

Sejumlah Siswa SMAN 12 Bekasi Dipukul Gurunya karena Terlambat, Pihak Sekolah: Gurunya Temperamental

Sejumlah Siswa SMAN 12 Bekasi Dipukul Gurunya karena Terlambat, Pihak Sekilah: Gurunya Temperamental.

Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BEKASI -Sejumlah Siswa SMAN 12 Bekasi Dipukul Gurunya karena Terlambat, Pihak Sekilah: Gurunya Temperamental.

Kejadian tersebut direkam seorang siswa lalu video itu kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah salah satu akun di Facebook, tampak seorang guru yang tengah memukul pundak dan kepala anak muridnya beberapa kali.

Tindakan pemukulan itu juga disaksikan oleh anak-anak murid lainnya. Di lapangan itu tampak barisan siswi yang tengah berdiri, sementara barisan siswa tengah jongkok.

Pria di China Berniat Bakar Diri Gara-gara Pesta Ulang Tahunnya Dibatalkan Akibat Virus Corona

Warga Binaan Berteriak-teriak dan Bakar Kantor, Rusuh di Rutan Kabanjahe Akbat Provokasi 4 Orang Ini

Sedang Enak Istirahat, Warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah Penyimpan 5,52 Gram Ini Dicocok Polisi

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 12 Bekasi, Irna Tiqoh mengatakan, I, salah satu guru yang memukul murid lantaran terlambat datang ke sekolah memang dikenal temperamental.

Meski temperamental, lanjut Irna, I adalah sosok yang sangat disiplin. Sehingga I yang diberi tugas menangani kesiswaan.

"Dia memang agak temperamental. Mereka (bidang kesiswaan) mengakui juga salah, mereka ingin yang terbaik lah buat sekolah. Ah, cuma kemarin caranya yang kita tidak melakukan pembiaran seperti itu," ujar Irna saat ditemui di SMAN 12, Rabu (12/2/2020).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Irna Tiqoh (kanan) dan Tri Wahyuni, Staff Humas SMAN 12 (kiri) di SMAN 12, Selasa (12/2/2020).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Irna Tiqoh (kanan) dan Tri Wahyuni, Staff Humas SMAN 12 (kiri) di SMAN 12, Selasa (12/2/2020). (KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVA)

Meski dikenal sebagai guru yang temperamental, I dinilai pintar dalam memberi materi pelajaran.

"Beliau itu bagus orangnya, sangat pandai dan beliau termasuk penulis buku terutama di bidang beliau, yaitu geografi dan sosiologi," kata Irna.

Irna mengatakan, pihak sekolah juga telah meminta maaf kepada siswa-siswa yang saat itu dipukul.

"Sudah kemarin kita sudah ngobrol, terutama saya meminta maaf atas nama humas, atas nama sekolah," kata dia.

"Siswa udah kita panggil baik-baik, kemudian kita sampaikan juga kepada mereka apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah kota Bekasi dan juga pihak guru-guru menyesalkan semua yang sudah terjadi dan mereka menerima permintaan maaf kami," tutur dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Guru SMAN 12 Bekasi yang Pukul Murid karena Terlambat Dikenal Temperamental",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved