Berita Batola

Bangun Jejangkit Eco Park, Batola Minta Bantu Pemprov Kalsel

Pemkab Batola terus menggenjot rencana pembangunan Jejangkit Eco Park di lokasi venue atau panggung utama Hari Pangan Se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit

Bangun Jejangkit Eco Park, Batola Minta Bantu Pemprov Kalsel
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
LAHAN parkir seluar dua (2) hektar untuk para tamu dan pengunjung Hari Pangan Se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 silam, kini dijadikan gudang alat mesin pertanian (alsintan) atau ware house dan nantinya dijadikan parkir mobil tamu pengunjung Jejangkit Eco Park. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola terus menggenjot rencana pembangunan Jejangkit Eco Park di lokasi venue atau panggung utama Hari Pangan Se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 silam seluas tiga hektar.

“Jejangkit Eco Parak, menjadi target pembangunan jangka pendek dan akan terus kita genjot. Paling lambat 2022 bangunan fisik sudah terbangun,” kata Ansori, Kabid ekonomi, fisik dan prasana Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Batola, Kamis (13/2/2020).

Menurutnya, Jejangkit Eco Park akan fungsional di 2022 mendatang dengan sinyalamen ada bantuan dana provinsi Kalsel dan APBN akan mendukung pembangunan jejangkit Eco Park.

Saat ini, jalan Jejangkit itu akan menjadi jalan provinsi karena menjadi penghubung Kabupaten Batola ke Kabupaten Banjar.

Dua Rumah Sakit Ini Jadi Alternatif Rujukan WNI ABK Kapal China Terduga Terinfeksi Virus Corona

Bayi Laki-laki yang Dibuang di Semak Palangkaraya, Dikerumuni Semut dan Terluka

Dipecat? Nasib Dewi Perssik, Iis Dahlia & Soimah di LIDA 2020 Terungkap Pasca Heboh Menghilang

Perselingkuhan Ashanty dari Anang Diakui Ibu Aurel Hermansyah, Pria Ini Kalahkan Eks Krisdayanti

“Nanti jalan di Jejangkit nantinya akan menjadi jalan provinsi dan di SK-kan,” katanya.

Ditambahkannya, memang belum ada pernyataan resmi dari Pemprov Kalsel untuk membantu pembangunan Jejangkit Eco Park, namun sinyalemen ke arah sana sudah ada.

Ada salah satu angggota DPR-RI yang menyatakan akan mengusahakan membantu intervensi pembangunan Jejangkit Eco Park dengan dana dari APBN. Saat ini, rencana pengelolaan Jejangkit Eco Park masih murni pemeritah.

“Ada juga kemungkinan pola pengelolaan Jejangkit Eco Park, yakni Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU),” katanya.

Ditambahkan Ansori, akan dilihat juga bagaimana konsep naskah kerjasama perjanjian kerjasama antara pemerintah dengan pihak swasta. Untuk pembangunan Jejangkit Eco Park itu perlu dana sekitar Rp20 milliar.

“Jika diintervensi dengan dana APBD Batola satu tahun, maka jelas kami tak mampu,” katanya.

FAKTA Lengkap Siswi SMP Dipukuli & Ditendang 3 Siswa di Purworejo, CA Mengeluh Badannya Sakit Semua

VIDEO Korban Serangan DBD, RSUD Tanahbumbu Catat 176 Kasus Demam Berdarah

Dua ABK Kapal China Pakai Masker dan Steril Tangan, dr Joko : Gejalanya Mirip Virus Corona

Dijelaskannya, mandatori dari pemerintah pusat, sektor pendidikkan harus 20 persen minimal, kesehatan harus 10 persen dan selebihnya untuk pembangunan jalan, jembatan dll. Kemungkinan pembiayan Jejangkit Eco Park ini melalui pola tahun jamak atau multiyears.

“Jejangkit Eco park nantinya menjadi aset wisata dan edukasi pertanian. Kan Jejangkit itu eks HPS yang sudah dikenal dunia,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/edi ngroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved