Berita Banjarmasin

Ikan Gabus Masih Jadi Pendorong Inflasi, BI Kalsel Harapkan Stakeholder Bentuk Klaster

Bank Indonesia Perwakilan Kalsel telah membina beberapa klaster dan UMKM unggulan di Kabupaten/kota di Kalsel sejak beberapa tahun lalu.

Ikan Gabus Masih Jadi Pendorong Inflasi, BI Kalsel Harapkan Stakeholder Bentuk Klaster
BANJARMASINPOST.CO.ID/MARIANA
Kepala Perwakilan BI Kalsel, Amanlison Sembiring, di sela pertemuan bulanan Bank Indonesia Kalsel, Selasa (12/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bank Indonesia Perwakilan Kalsel telah membina beberapa klaster dan UMKM unggulan di Kabupaten/kota di Kalsel sejak beberapa tahun lalu.

Di antaranya, klaster bawang merah di Kabupaten Tapin, klaster padi unggul di Kabupaten Tanahbumbu, klaster ikan air tawar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), klaster udang basah di Kabupaten Kotabaru, dan Kerajinan Anyaman Purun dan llung (Ampulung).

"Di Kalsel, ikan gabus selalu menjadi penyumbang inflasi. Keperluan masyarakat sangat besar terhadap ikan ini karena sering jadi lauk di makanan khas Banua, yakni ketupat Kandangan. Karena itu kami sangat berharap stakeholder terkait bisa membina peternak ikan gabus untuk mengantisipasi banyaknya permintaan ikan gabus," tutur Kepala Perwakilan BI Kalsel, Amanlison Sembiring, kepada Banjarmasinpost.co.id.

Ditambahkannya, secara umum target kenaikan produktivitas yang ditetapkan untuk setiap klaster binaan adalah 10 persen, dan tiap klaster telah melampaui target yang ditetapkan.

Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Larang Siswa Rayakan Valentine Day

MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan Dukung Sekolah Larang Siswa Rayakan Valentine’s Day

Bertabur Hadiah Elektronik, Partisipasi Pilkades Serentak Desa Suato Tatakan Jadi Tinggi

27 Kades Terpilih se Tapin Dilantik Maret ini

Perselingkuhan Ashanty dari Anang Diakui Ibu Aurel Hermansyah, Pria Ini Kalahkan Eks Krisdayanti

Dipecat? Nasib Dewi Perssik, Iis Dahlia & Soimah di LIDA 2020 Terungkap Pasca Heboh Menghilang

Untuk klaster bawang merah meningkat 27,93 persen, klaster padi unggul yang menerapkan pertanian terintegrasi, klaster ikan air tawar 11,10 persen, dan klaster udang basah meningkat sebesar 31 persen.

Hal ini diharapkan mampu menjadi pelopor dan dicontoh pihak-pihak yang berkompeten dalam mengendalikan inflasi di Kalsel. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved