Breaking News:

Temuan Bayi di Palangkaraya

Kasus Pembuangan Bayi Laki-laki di Semak Palangkaraya, Ini Komentar Tokoh Masyarakat

Penemuan bayi laki-laki berumur sehari yang dibuang di semak-semak di Jalan RTA Milono Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah oleh seorang pelajar

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
HM Asera, Tokoh Masyarakat Kalteng 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penemuan bayi laki-laki berumur sehari yang dibuang di semak-semak di Jalan RTA Milono Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah oleh seorang pelajar SMA, mendapat perhatian tokoh masyarakat Palangkaraya, Kamis (13/2/2020).

Mantan Anggota DPRD Kalteng, HM Asera, mengaku sangat prihatin dengan kejadian-kejadian pembuangan bayi di Kota Cantik Palangkaraya.

Sejak dirinya masih bertugas sebagai anggota dewan 2 periode hingga saat ini, kasus demikian masih saja muncul.

"Saya sangat sedih dan prihatin sekali dengan kasus seperti ini, Karena ini bukan hanya sekali ini saja terjadi, tapi sudah berulang kali. Ini tentunya karena akhlak yang tidak baik," ujarnya, Kamis (13/2/2020).

BREAKING NEWS- Bayi Berumur Sehari Ini Dibuang Orang Tuanya di Semak di Palangkaraya

Bayi Laki-laki yang Dibuang di Semak Palangkaraya, Dikerumuni Semut dan Terluka

VIDEO Korban Serangan DBD, RSUD Tanahbumbu Catat 176 Kasus Demam Berdarah

VIDEO Haul Guru Sekumpul Martapura Steril dari Aktivitas Politik dan Atribut Sosialisasi Pilkada

Pria Telanjangi Seorang Wanita di Jalanan Sampang, Korban Terlihat Pasrah, Videonya Viral di Medsos

Dipecat? Nasib Dewi Perssik, Iis Dahlia & Soimah di LIDA 2020 Terungkap Pasca Heboh Menghilang

Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Tengah ini, mengatakan, perlunya pendidikan akhlak di tingkat SMP dan SMA hingga bangku kuliah diterapkan kembali agar orang tidak keji membuang bayi seperti itu.

Asera yang juga tokoh Nahdatul Ulama di Kalteng ini, mengaku, miris dengan kejadian tersebut.

Karena itu, dirinya berharap masalah ini juga menjadi perhatian lembaga agama, adat dan lembaga kemasyarakatan agar masalah ini tidak terjadi lagi kedepannya. (Banjarmsinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved