Berita Banjarbaru

VIDEO Djarot Berserta Rombongan DPR RI Cek pelaksanaan CAT Tes SKD CPNS di Idham Chalid Banjarbaru

Djarot Berserta Rombongan DPR RI Cek pelaksanaan CAT Tes SKD CPNS di aula Idham Chalid Banjarbaru

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Rombongan Anggota Komisi II DPR RI, dalam panitia kerja (Panja) yang memonitor pelaksanaan CPNS keliling daerah. Salah satunya yang dikunjungi pelaksanaan Computer Asisted Test (CAT) CPNS yakni di Banjarbaru Kalimantan Selatan, Kamis (13/2/2020).

Ada yang menarik, dimana terpantau Djarot Syaiful Hidayat, tampak duduk di kursi antrean peserta CPNS dan berfoto. "Hehe, biar kayak peserta juga," selorohnya.

Ditengara yang berlangsung computer asisted test (CAT) CPNS Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

Kemudian setelah berfoto dia menyatakan kepada pers bahwa, dia bersama tim panja komisi II melakukan pemeriksaan proses seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS), di Gedung Idham Chalid.

Peserta Tes CPNS Ada yang Ganti Baju di Tempat Masuk Paling Akhir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Dua Rumah Sakit Ini Jadi Alternatif Rujukan WNI ABK Kapal China Terduga Terinfeksi Virus Corona

Dipecat? Nasib Dewi Perssik, Iis Dahlia & Soimah di LIDA 2020 Terungkap Pasca Heboh Menghilang

Perselingkuhan Ashanty dari Anang Diakui Ibu Aurel Hermansyah, Pria Ini Kalahkan Eks Krisdayanti

"Kami hadir, untuk mengecek sistem penerimaan seperti apa dan ternyata sistem CAT ini benar-benar objektif dan transfaran. Nilainya pun bisa langsung terpampang di layar," kata Djarot Syaiful Hidayat.

Namun, Djarot dapat masukan bahwa masih ada percaloan atau joki CPNS di daerah.

"Bukan di Kalsel sini. Tapi Isu calo bermain masih ditemukan. Anehnya, ada peserta yang percaya dengan pencalonan tersebut. Iya itu masih ada infonya dan kami tegaskan itu tidak benar. Dan sangat sulit dilakukan jika dengan sistem seperti ini," kata dia

Setelah mengecek proses CAT yang dijalani peserta tidak menemukan catatan kekeliruan.

Adapun soal penurunan passing grade, Djarot mengatakan bahwa tujuannya agar peserta bisa memenuhi batas nilai. Ia mengatakan alangkah lebih bagus lagi nilai peserta melebihi passing grade yang ditetapkan.

"Passing grade diturunkan agar bisa dicapai, dari pada dinaikan tapi banyak yang gugur. Passing gradenya diturunkan dengan kualitas soal sama. saya lihat ini sudah baik," ucapnya.

VIDEO Korban Serangan DBD, RSUD Tanahbumbu Catat 176 Kasus Demam Berdarah

Pelajar SMA di Palangkaraya Mengaku Tidak Sengaja Temukan Bayi di Semak

Kata Djarot, penerimaan CPNS baru tahap proses awal masih ada seleksi kompetensi bidang (SKB) untyk lanjutan.

"Harapan kami formasi yang sudah tersedia bisa terisi penuh, karena memang ada info ada formasi yang kosong karena yang dicari adalah formasi keahlian bukan umum. Karena itu info penerimaan bisa dimajukan sejak awal sehingga tersebar informasinya," kata dia. (banjarmasinpost.co.id / nurcholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved