Breaking News:

Haul Guru Sekumpul 2020

VIDEO Haul Guru Sekumpul Martapura Steril dari Aktivitas Politik dan Atribut Sosialisasi Pilkada

Pelaksanaan Haul ke-15 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Abah Guru Sekumpul, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, steril

Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelaksanaan Haul ke-15 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Abah Guru Sekumpul, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, steril dari aktivitas politik dan atribut sosialisasi pemilihan kepala daerah (pilkada).

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar memfasilitasi pertemuan antarpihak terkait untuk keinginan masyarakat, serta permintaan Posko Induk Sekumpul itu, Kamis (13/2/2020).

Kepala Kesbangpol Kabupaten Banjar, Aslam, mengatakan, pertemuan dihadiri perwakilan parpol, timses bakal calon, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar, serta relawan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul.

Pertemuan untuk menyamakan presepsi guna kelancaran pelaksanaan kegiatan haul yang digelar pada, 29 Februari dan 1 Maret 2020 mendatang.

Pertemuan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, M Hilman.

Haul Guru Sekumpul 2020 Steril dari Aktivitas Politik dan Atribut Sosialisasi Pilkada

Persiapan Haul ke-15 Guru Sakumpul, Ratusan Personil Kodim Martapura Disiapkan

BREAKING NEWS : ABK Kapal China Diduga Terinfeksi Virus Corona, Dirujuk ke RSUD Kotabaru Kalsel

Dua ABK Kapal China Diduga Terinfeksi Virus Corona Akan Dirujuk Ke Banjarmasin

Syarat Putri Delina untuk Pengganti Lina Jubaedah di Sisi Sule, Adik Rizky Febian Kaget Saat ini

Dipecat? Nasib Dewi Perssik, Iis Dahlia & Soimah di LIDA 2020 Terungkap Pasca Heboh Menghilang

"Dibahas wilayah atau di radius berapa yang boleh atau steril dari atribut sosialisasi pilkada," katanya.

Koordinator relawan haul Posko Induk Sekumpul, H Abdel Rahman, mengatakan, hal ini sebagai wujud netralitas.

Diimbaunya, bagi yang ingin memeriahkan dengan memasang spanduk, umbul-umbul, dan sejenisnya agar tidak memuat unsur yang bertujuan mempromosikan sesuatu, ataupun bersifat politik untuk kepentingan pribadi dan atau golongan.

"Sebagaimana imbauan Posko induk Haul Guru Sekumpul. Murni ritual keagamaan pada pelaksanaan haul. Tidak diperkenankan ada politik praktis. Sepakat tidak ada alat peraga kampanye, alat peraga sosialiasi atau politik praktis itu terhitung sejak 23 februari sampai 5 Maret 2020. Luasannya cakupan wilayah pelaksanaan haul, seluruh Kecamatan Martapura Kota dan yang terdampak. Artinya, seluruh wilayah kabupaten banjar yang berada di ruas jalan nasional, provinsi dan kabupaten. Sifatnya publik tidak diperkenankan, diperkenankan bila sifatnya privat seperti kantor timses atau kantor parpol yang memang tulisannya itu menunjukan lokasi kantor mereka dan bukan imbauan atau sosialisasi untuk masyarakat," papar Sekda M Hilman. (Banjarmasinpost.co.id/Nia Kurniawan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved