Berita Hulu Sungai Selatan

VIDEO Lampu Hias Karya Unik Produk Bank Sampah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, memiliki Bank Sampah Induk yang beroperasi sejak 2016. Berkantor di Jalan Singakarsa

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, memiliki Bank Sampah Induk yang beroperasi sejak 2016.

Berkantor di Jalan Jalan Singakarsa RT 4, LK 2 Kandangan Barat, selain mengelola sampah yang disetorkan oleh masyarakat, lembaga mandiri di bawah binaan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Kapera-LH) ini juga membuat aneka produk berbahan sampah.

Selain sampah plastik, ada sampah kayu, kardus dan kertas, eks kemasan makanan serta bahan lainnya, baik yang bisa dimanfaatkan kembali, maupun untuk didaur ulang.

Salah satu produk dari bank sampah adalah lampu hias.

Ada dua lampu hias yang dibuat oleh seksi produksi, Ramsani, yaitu berbahan eks botol minuman plastik dan kardus.

Meski dari barang bekas, atau berbahan sampah, produk ini terlihat elegan.

Penampakan Lampu Hias dari Barang Bekas Hasil Kreasi Bank Sampah HSS, Terlihat Mewah saat Dipajang

Tong Sampah dari Galon Karya BSI HSS Ini Keren, Cocok Digunakan di Kantor Atau Rumah

Setelah Mengajar, Guru PTT SMP di Serdangan Tanahbumbu Ini Punguti Sampah Plastik di Sungai

Ancaman Terkaman Buaya Muara Bikin Warga Samuda Takut Berenang di Sungai Ini

BKSDA di Kotawaring Timur Merespons Positif Wacana Taman Buaya di Sungai Mentaya

Dipecat? Nasib Dewi Perssik, Iis Dahlia & Soimah di LIDA 2020 Terungkap Pasca Heboh Menghilang

Saat dipajang di ruang tamu, atau dalam kamar, kemudian lampunya dinyalakan, terlihat kesan mewah, tak kalah dengan lampu buatan pabrik.

“Padahal, lampu ini 100 persen dibuat secara manual oleh Ramsani, bagian produksi kami,” kata Abdul Rahman, Manajer Bank Sampah Induk HSS kepada Banjarmasinpost.co.id.

Menurut Rahman, untuk karya seni unik berbahan eks botol plastik handmade tersebut, dibanderol cukup murah, yaitu Rp 50 ribu per buah.

Sedangkan untuk lampu unik berbahan kardus dijual Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu, tergantung tingkat kesulitan dan tambahan bahan yang digunakan. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved