Breaking News:

Keracunan Makanan di Aluhaluh

Update Jumlah Korban Keracunan 84 orang, Kondisi Terkini Korban Membaik, Bripka Eddy Gendong Pasien

Update Jumlah Korban Keracunan 84 orang, Kondisi Terkini Korban Membaik, Bripka Eddy Ikut Gendong Pasien

polsek aluhaluh
Bripka Eddy Yulisstiyo Budi Bhabinkamtibmas desa Aluh Aluh Kecil Muara sibuk evakuasi korban keracunan malam itu, Kamis (14/2). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Bripka Eddy Yulisstiyo Budi Bhabinkamtibmas desa Aluhaluh Kecil Muara sibuk evakuasi korban keracunan malam itu, Kamis (14/2).

Mengenakan seragam bersama petugas lain, dia ikut mengevakuasi puluhan warga dan menggendong korban keracunan makanan di Desa Terapu Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Dia seperti petugas lainnya, sigap dan cepat bersama Personel Polsek aluh-aluh lainnya, petugas dari pemerintah Kabupaten Banjar, bhabinkamtibmas, Babinsa, petugas dari dinas kesehatan para relawan dan warga setempat bahu-membahu evakuasi.

Selain banyaknya korban, evakuasi juga tidak mudah karena harus melewati jalur transportasi air dengan menggunakan speedboat dan klotok milik warga.

Pukulan Reino Barack ke Arah Syahrini, Saat Incess & Suami Lakukan Hal Ini

Motif Bullying SMP Purworejo yang Viral Ternyata Masalah Sepele yaitu Berkaitan dengan Uang Rp 2.000

Begini Kondisi Desa Terapu Aluhaluh Pasca Musibah Keracunan Makanan, Warga Terus Dimonitoring

"Dari Desa Terapu ke puskesmas aluhaluh menggunakan jalur transportasi air, pakai kelotok, lama perjalanan itu kurang lebih satu jam," ucap Bripka Eddy Yulisstiyo Budi, Bhabinkamtibmas desa Aluhaluh Kecil Muara kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (14/2).

Perkembangan terkini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, dr. Diauddin mengatakan berdasarkan data terakhir hingga hari ini, ada 84 korban keracunan.

56 diantaranya harus di infus, sementara sisanya rawat jalan.

Hingga Jumat pagi sebagian besar korban sudah pulang, tinggal dua orang yang masih dirawat di Puskesmas AluhAluh. Siang sudah pulang.

Dikatakannya tidak ada akibat serius akibat keracunan ini, korban mengalami muntah, diare dan pusing dapat ditangani dengan memberikan infus sebagai pengganti cairan tubuh dan tak perlu dirujuk ke rumah sakit.

Sampel makanan berupa masak habang, ayam, bihun dan nasi dibawa ke Laboratorium, untuk hasil sementara diketahui negatif racun kimia.

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved