Berita Banjarbaru

Delapan Mahasiswa Asal Kalsel Dipulangkan Sabtu, Sekda: Tak Ada Sambutan Khusus

Delapan mahasiswa asal Kalsel yang sempat dikarantina di Hanggar Lanud Raden Sajad, Natuna, akan dipulangkan ke Kalsel, Sabtu (15/2/2020).

Delapan Mahasiswa Asal Kalsel Dipulangkan Sabtu, Sekda: Tak Ada Sambutan Khusus
TRIBUN/PUSPEN TNI/LETNAN KUNCORO
Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020). WNI yang sebelumnya transit terlebih dahulu di Batam tersebut dievakuasi dari Wuhan, China, akibat merebaknya wabah Virus Corona. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak delapan mahasiswa asal Kalsel yang sempat dikarantina di Hanggar Lanud Raden Sajad, Natuna, akan dipulangkan ke Kalsel,  Sabtu (15/2/2020).

Namun sebelum ke Kalsel kesemuanya yang merupakan bagian dari 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan pemerintah Indonesia dari China untuk menghindari terpapar virus corona itu akan lebih dulu diberi arahan oleh Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Sekda Pemprov Kalsel, Abdul Haris mewakili Gubernur Kalsel, membenarkan bahwa ada sebanyak delapan orang asal Kalsel akan dipulangkan, namun tidak ada sambutan khusus atau acara khusus untuk mereka dari Bandara Halim Perdana Kusuma.

"Justru kalau disambut kita malah jadi pertanyaan. Karena mereka sudah sehat. Jadi tidak perlu ada penjemputan.Tidak ada perlakuan khusus,mereka seperti penumpang biasa," kata Abdul Haris.

VIDEO Persiapan Pelaksanaan UNBK di SMPN 5 Simpang Empat Tanahbumbu, Perpustakaan Pun Dipakai

Digelar Empat Sesi, Hari Pertama Pelaksanaan Tes CPNS di HSU Delapan Peserta Tidak Hadir

VIDEO: Innalilahi Mantan Wakil Bupati Tanahlaut, Ikhsanuddin Husin Meninggal Dunia, Jasanya Dikenang

Kota Wuhan Makin Mencekam, Ribuan Burung Gagak Berburu Mayat Virus Corona, Warga Panik, Ini Videonya

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalsel, Heriansyah, menambahkan dari delapan WNI asal Kalsel akan pulang secara mandiri setelah diantarkan pemerintah pusat sampai Bandara Halim.

"Informasinya pukul 14. 00 Wita diberangkatkan ke halim, kemudian ke Kalsel masing-masingnya, tanpa ada sambutan," kata Heriansyah.

Mantan karohumas Pemprov Kalsel tersebut mengemukakan bahwa karena semuanya sudah dinyatakan sehat maka tidak diberlakukan perlakuan khusus lagi.

"Besok mereka juga dibekali keterangan sehat yang diberikan Kementerian Kesehatan, karena sudah sehat tidak ada perlakuan khusus lagi selayaknya masyarakat biasa mereka bisa membaur," tandasnya.

Disebutkannya, berdasarkan informasi yang pihaknya peroleh tidak semuanya pulang ke Kalsel.

"Informasi yang kami terima 7 orang pulang ke Kalsel, 1 orang ke Surabaya," runutnya.

Informasi diterima wartawan koran ini menyebutkan bahwa ada delapan mahasiswa asal Kalsel yang sempat di karantina berada di Natuna.

Rencana Pernikahan Didi Riyadi Dengan Ayu Ting Ting Terungkap, Ini Kisah Cinta Teman Ruben Onsu

Tamparan Keras Sule ke Teddy Saat Ungkit Harta Kekayaan Lina Jubaedah, Ayah Rizky Febian Ucap Ini

Ditengara, empat laki-laki laki dan lima perempuan. Mereka berisiial,
DPA, NRS, VH, MLM, HNA, RA, FM, MVD, dan MCK.

Dari penerbitan paspor yang ada, ditengara ada diterbitkan di Banjarmasin serta satu orang diterbitkan pasoprnya dari Batulicin.

Mereka rata rata kuliah di  Hubei University of Science and Technology Hubei Polytechnic University. Selama kuliah di China mereka rata rata tinggal di Xianning, dan Huangshi. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved