Wabah Virus Corona

Dihantam Virus Corona, Bisnis Alibaba Limbung, Delivery Food Anjlok, Cuma DingTalk Jadi Penolong

Dihantam Virus Corona, Alibaba Limbung, Restoran Tutup Delivery Food Anjlok, Hanya DingTalk Jadi Penolong

Dihantam Virus Corona, Bisnis Alibaba Limbung, Delivery Food Anjlok, Cuma DingTalk Jadi Penolong
KOMPAS.com/YOGA SUKMANA
Gedung Utama Alibaba Campus di distrik Xixi, Hangzhou, China. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BEIJING - Dihantam Virus Corona, Alibaba Limbung, Restoran Tutup Delivery Food Anjlok, Hanya DingTalk Jadi Penolong

Alibaba memprediksi kinerja dari pendapatan e-commerce pada kuartal pertama tahun ini bakal jadi periode yang suram setelah menyebarnya wabah virus corona di China.

Dilansir dari Reuters, Jumat (14/2/2020), CEO Alibaba Daniel Zhang mengatakan banyak rencana dan target bisnis yang meleset di musim libur Tahun Baru Imlek karena wabah virus corona yang sudah menyebabkan kematian 1.350 orang di China dan menginfeksi ribuan orang lainnya.

Ia mengatakan banyak pelapak atau pedagang yang menggunakan platform Alibaba mengalami keterlambatan pengiriman guna memenuhi pesanan yang datang.

Mabuk Cinta, Janda 40 Tahun & Berondong 17 Tahun Tak Keluar-keluar dari Kamar Hotel, Ada Chat Rayuan

Hasil Valencia Vs Atletico Madrid Liga Spanyol, Tak Ada Pemenang, Valencia Naik Satu ke Posisi Enam

GAWAT! Man City Dilarang Tampil di Kompetisi Antarklub Eropa 2 Tahun, Suntikan Etihad Biang Keroknya

Hasil Liga Inggris Wolves Vs Leicester City, Bermain Kaca Mata, The Foxes Gagal Geser Man City

Zhang mencontohkan, sektor pengiriman makanan atau delivery food jadi salah satu yang terpukul. Jumlah order pengantaran makanan di Alibaba anjlok karena banyak restoran yang tutup.

Di sisi lain, supermarket dan pemasok bahan kebutuhan pokok lain yang juga dilayani Alibaba mengalami lonjakan permintaan tajam, namun tak bisa menjual barang secara maksimal karena keterbatasan pengiriman.

Meskipun dipastikan bakal suram, berdasarkan pengamatan yang baru dilakukan, Zhang mengatakan kalau sebagian besar masyarakat di kota-kota besar China mulai kembali bekerja seperti biasa sehingga jaringan logistik telah kembali normal.

Virus corona tak semuanya berimbas negatif pada Alibaba. Zhang mencontohkan, bisnis DingTalk sebuah aplikasi yang dikembangkan sebagai percakapan antar perusahaan terkait bisnis mengalami lonjakan pengguna selama krisis corona.

Ini lantaran banyak perusahaan meminta karyawannya bekerja dari rumah. Kemudian lonjakan lainnya ditopang oleh sekolah yang memilih menggunakan aktivitas belajar jarak jauh secara online bagi para siswanya.

"Pendapatan Alibaba untuk kuartal berikutnya dipastikan akan terkena dampak dari wabah corona. Tetapi, bisnis perusahaan sudah cukup buat menahan penurunan dalam waktu singkat. Bisnis cloud computing di sisi lain dijadikan pendongkrak untuk outlook yang lebih cerah," kata Jesse Cohen, Analis Senior Platform Pasar Keuangan Investing.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved