Berita Tanahbumbu

Soroti Kewenangan ESDM Provinsi, Rooswandi : Kembalikan ke Daerah, Biar Daerah Mereklamasi

Sekda Tanbu mendesak Pemprov Kalsel menyerahkan kembali ke daerah terkait kewenangan melakukan reklamasi beserta uang jaminan atau Jamrek.

Soroti Kewenangan ESDM Provinsi, Rooswandi : Kembalikan ke Daerah, Biar Daerah Mereklamasi
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Rapat dengar pendapat terkait pencemaran sungai Satui, Desa Sungaidanau, Kecamatan Satui Tanahbumbu 

 BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Sekretaris Daerah (Sekda) Tanahbumbu H Rooswandi Salem akhirnya angkat bicara.

Dengan nada lantang, mendesak Pemprov Kalsel menyerahkan kembali ke daerah terkait kewenangan melakukan reklamasi beserta uang jaminan atau Jamrek.

Ungkapan bernada lugas, disampaikan Rooswandi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Paripurna DPRD Tanahbumbu, Jumat (14/2/2020) siang.

Menyusul belum tuntasnya penanganan penyebab pencemaran sungai Satui, Desa Sungai Danau yang sampai sekarang masih menjadi kegelisahan masyarakat yang mayoritas bergantung dengan air sungai.

Mantan WabupTanahlaut Tutup Usia, Ikhsanuddin Husin Berjasa Bangun Monumen Tugu Pertigaan Angsau

Saksikan Kecelakaan Arah Sampit- Pangkalanbun, Rombongan Gubernur Kalteng Berhenti dan Lakukan Ini

Delapan Mahasiswa Asal Kalsel Dipulangkan Sabtu, Sekda: Tak Ada Sambutan Khusus

Digelar Empat Sesi, Hari Pertama Pelaksanaan Tes CPNS di HSU Delapan Peserta Tidak Hadir

Menurut Rooswandi, sebelum kewenangan reklamasi eks tambang pindah ke Provinsi. Kabupaten Tanahbumbu sempat membuat konsep, menata lubang-lubang eks kegiatan tambang batu bara.

"Waktu masih kewenangan Kabupaten dana reklamasinya ada, tidak salah sekitar Rp 49 miliar dan kami simpan. Setelah kewenangan pindah ke Provinsi, semuanya kami serahkan," katanya.

Mencuatnya permasalahan itu, bahkan sampai menyentil Pemprov Kalsel khususnya pihak ESDM. Agar mengembalikan kewenangan ke Kabupaten, lantaran tambang berada di perbatasan (Tanahbumbu-Tanahlaut) sumber penyebab sungai tercemar belum juga direklamasi.

Padahal diakuinya, sesuai hasil tindakan dan paparan disampaikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanahbumbu, sudah diketahui dan jelas sumber menjadi penyebab pencemaran eks tambang milik PT Indo Asia masuk dalam wilayah Tanahlaut.

"Persoalannya karena bukan kewenangan Kabupaten. Kalau tidak bisa, kembalikan ke kami dan kami akan mereklamasi," bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Teknik dan Lingkungan ESDM Provinsi Kalsel, Noor Bambang ditemui usai RDP menepis, pencemaran sungai Satui disebabkan eks tambang milik PT Indoasia berada di wilayah Tanahlaut.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved