Wabah Virus Corona

Hari Ini, 7 WNI dari Wuhan China Pulang ke Kalsel, Keluarga Munika di Tabalong Langsung Syukuran

Hari Ini, 7 WNI dari Wuhan China Pulang ke Kalsel, Keluarga Munika di Tabalong Langsung Syukuran

Hari Ini, 7 WNI dari Wuhan China Pulang ke Kalsel, Keluarga Munika di Tabalong Langsung Syukuran
SCREENSHOT VIDEO KEMENKES RI
Semua WNI akan dipulangkan dari Hanggar Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), termasuk 47 orang kru penjemput. Sehingga total yang dipulangkan sebanyak 285 orang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Mahrita dan suaminya, Sudiamo, Minggu (16/2) pagi, bertolak dari kediaman mereka di Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Mereka ingin menjemput sang putri, Munika Candra Kartina, yang diperkirakan mendarat Minggu siang.

Munika merupakan salah satu warga negara Indonesia (WNI) dari kota Wuhan, Cina, yang dikarantina di Natuna. Mereka diobservasi selama 14 hari untuk mengetahui apakan terjangkit virus corona atau tidak.

Setelah dipastikan negatif corona, mereka diterbangkan ke Jakarta pada Sabtu (15/2), untuk kembali ke rumah masing-masing. Terkait penerbangan, Munika dan rekan-rekan dari Kalsel baru bisa bertolak ke kampung halaman, Minggu.

“Kami akan menjemput langsung ke Bandara Syamsudin Noor. Berangkat Minggu pagi karena kemungkinan Munika sampai pada siang,” kata Mahrita saat dikonfirmasi BPost, kemarin.

Cerita Penembak Paus Yohanes Paulus II, dari Senang Tergetnya Selamat hingga Sebut Soviet Dalangnya

Rui Pinto, Peretas yang Bongkar Praktek Gelap Man City hingga Kasus Pajak Ronaldo dan Mourinho

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris - Liverpool Semakin Dekat Juara & Lolos ke Liga Champions

Mahrita mengaku senang anak keduanya tersebut pulang dan dan lega dinyatakan bersih dari corona.

Sebenarnya tahun ini mahasiswi Hubei University of Science and Technologi Program studi Clinical Medicine tersebut tidak berencana pulang. Itu karena dia sudah pulang pada 2019. Liburan kuliah terkait Imlek rencananya dihabiskan Munika di Cina. Namun karena mewabahnya corona, Munika termasuk dalam daftar WNI yang ikut dipulangkan.

Selama dikarantina, Munika setiap hari bertukar kabar dengan keluarga di Tabalong. “Sempat khawatir. Namun setelah mendengar semua kebutuhan di tempat karantina tercukupi dan semua dalam kondisi sehat, jadi tenang,” kata Mahrita.

“Rencananya, setibanya Munika di rumah, kami mengadakan syukuran,” tambah Mahrita.

Bila kondisi di Cina aman dan perkuliahan kembali berjalan, Mahrita mengharapkan Munika bisa melanjutkan kuliah kedokterannya. Apalagi perkuliahannya sudah setengah jalan.

Munika sudah menempuh pendidikan di Cina selama tiga tahun dan masih perlu sekitar tiga tahun lagi untuk lulus.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved