Berita Kalteng

VIDEO Cegah Banjir saat Hujan Lebat, Petugas PUPR dan BPBD Kotawaringin Timur Bersihkan Drainase

Cegah Banjir saat Hujan Lebat, Petugas PUPR dan BPBD Kotawaringin Timur Bersihkan Drainase

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT- Banjir yang terjadi ketika hujan turun dengan instensitas tinggi yang menggenangi jalan dan drainase permukiman penduduk di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur kebanayakan akibat saluran pembuangan yang dangkal dan tertutup sampah.

Meski drainase di jalan-jalan protokol seperti Ahmad Yani dan Jalan Patih Rumbih sudah dibenahi, namun pada saat hujan yang turun dengan intensitas tinggi atau diatas rata-rata normal, bersamaan dengan itu air sungai pasang, dipastikan air akan meluber ke jalan namun tidak lama.

Pihak PUPR dan BPBD Kotawaringin Timur, melakukan pembersihan di selokan atau Drainase Mentawa yang ada di Kecamatan Ketapang untuk membersihkan sampah, mengeruk lumpur dan gulma yang selama ini menutupi saluran tersebut.

"Ya, untuk hujan dengan intensitas rendah hingga sedang aman saja, air tidak meluber ke jalan, tetapi ketika hujan dengan intensitas tinggi diatas 150 milimeter perdetik ditambah air sungai pasang, maka air dalam parit akan meluber ke jalan," ujar Kepala Dinas PUPR Kotim, H Makmur, Senin (17/2/2020).

Mendadak Laudya Cynthia Bella Unfollow Engku Emran, Rumah Tangga Sohib Zaskia Sungkar Disorot Lagi!

Nama Syahrini Terseret, Anji Manji Ngamuk pada Penyanyi yang Minta Lagu Murah Padahal Gayanya Glamor

VIDEO Ijuk Hanau Oleh-oleh Khas Desa Panggung Hulu Sungai Tengah

Tersangka Kasus Dana Desa, Kades Tatah Mekar Kotabaru Dititipkan ke LP Teluk Dalam Sebelum Sidang

Makmur mengatakan, pihaknya sudah berusaha untuk memperbaiki drainase dan melakukan kerjabakti membersuhkan selokan atau saluran primer dengan menggunakan alat berat untuk mengangkat lumpur yang membuat dangkal saluran itu.

Sehingga diharapkan, agar masyarakat juga melakukan hal yang sama dilingkungan tempat tinggalnya agar bergotong royong membersihkan saluran drainase atau parit yang tertutup sampah atau lumpur yang membuat dangkal drainase atau parit di kawasan permukiman warga. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)
 

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved