Berita Balangan

VIDEO Diblender, Dibakar dan Dipotong, Barang Bukti 50 Perkara Tindak Pidana di Balangan Dimusnahkan

Barang bukti dari 50 perkara tindak pidana yang ditangani Kejaksaan Negeri Balangan akhirnya dimusnahkan

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Barang bukti dari 50 perkara tindak pidana yang ditangani Kejaksaan Negeri Balangan akhirnya dimusnahkan, Senin (17/2/2020).

Pemusnahan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Balangan, Ansharuddin, Kapolres Balangan , AKBP Nur Khamid, Dandim 1001/ Amuntai-Balangan yang diwakili Danramil Batu Mandi, Kapten Inf Rukijan. Serta Kepala Pengadilan Negeri Balangan dan Ketua DPRD Balangan, Ahsani Fauzan.

Kepala Kejaksaan Negeri Balangan, Khaidir memimpin langsung pemusnahan barang bukti tersebut.

Ia juga bersama pejabat yang berhadir memasukan barang bukti sejenis  narkotika ke dalam blender untuk kemudian dihancurkan.

Nama Syahrini Terseret, Anji Manji Ngamuk pada Penyanyi yang Minta Lagu Murah Padahal Gayanya Glamor

Mendadak Laudya Cynthia Bella Unfollow Engku Emran, Rumah Tangga Sohib Zaskia Sungkar Disorot Lagi!

Pengadaan Laptop untuk SMP di Tanahbumbu Terdampak Virus Corona, Kadisdikbud Pastikan ini

Tersangka Kasus Dana Desa, Kades Tatah Mekar Kotabaru Dititipkan ke LP Teluk Dalam Sebelum Sidang

Selain obat-obatan, barang bukti lainnya ada pula pipet, senjata tajam, handphone dan kotak rokok. Beberapa di antaranya dihancurkan dengan cara dibakar. Sementara untuk sajam dan handphone dipotong menggunakan alat.

Perihal pemusnahan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Balangan, Khaidir menerangkan, semua barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil dari perkara pada 2019.

"Kami memusnahkan sabu-sabu, dan jenis obat-obatan daftar G yang dijual secara ilegal. Ada pula senjata tajam dan barang bukti lainnya," ucap Khaidir.

Pemusnahan barang bukti ujar Khaidir menjadi kegiatan tahunan dari Kejari Balangan. Tentunya barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil yang dikumpulkan dari beberapa bulan perkara.

Narkoba dan narkotika menjadi barang bukti paling dominan pada pemusnahan tersebut. Lantas, Khaidir pun berucap, perlu adanya koordinasi dan kerjasama antarinstitusi untuk penanganan dan pencegahan pengedaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Sementara itu, perihal pemusnahan barang bukti tersebut, Bupati Balangan, Ansharuddin mengapresiasi hasil yang didapat oleh Kejari Balangan.

Melihat banyaknya barang bukti yang dimusnahkan, ia berucap hal itu bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Karena terlihat banyaknya tindak kriminal yang dilakukan. Termasuk adanya anak-anak yang menyalahgunakan narkoba.

"Selain itu ada kasus yang membawa sajam. Jadi ini jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan dan ini merupakan satu upaya pemerintah dalam rangka mensejahterakan rakyat," jelas pimpinan wilayah berjuluk Bumi Sanggam tersebut

Senada dengan Bupati Balangan, Kapolres Balangan, AKBP Nur Khamid juga menilai banyaknya kasus narkoba di Balangan. Terlihat dari barang bukti yang dimusnahkan.

VIDEO Ijuk Hanau Oleh-oleh Khas Desa Panggung Hulu Sungai Tengah

Pilkada Banjar 2020: Maju Independen, Andin Bakal Lakukan Cara Unik ini Serahkan Dukungan ke KPUD

"Penanganan kasus narkoba merupakan tindak pidana yang paling tinggi dan menduduki kriminal pertama di Balangan," ucap AKBP Nur Khamid.

Tentunya dalam pencegahan tersebut, perlu adanya sinegritas antara masyarakat dan aparat dan tokoh agama. Sehingga bisa menekan peredaran narkoba.(banjarmasinpost.co.id /isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved