Berita Banjar

Diguyur Hujan Lebat, Ratusan Rumah di Gambut Kabupaten Banjar Terendam, Warga Enggan Mengungsi

Hujan lebat yang mengguyur sepanjang malam membuat ratusan rumah penduduk di tujuh RT Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar terendam

Diguyur Hujan Lebat, Ratusan Rumah di Gambut  Kabupaten Banjar Terendam, Warga Enggan Mengungsi
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Sebuah motor melintas di Jalan Irigasi, dan tampak belakang rumah warga yang berada di tujuh RT, dari RT 19 sampai RT25, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut terendam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJAR - Hujan lebat yang mengguyur sepanjang malam membuat ratusan rumah penduduk di tujuh RT Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar terendam.

Seperti yang terpantau di kawasan Jalan Irigasi, atau samping Pasar Gambut menuju arah Jalan Tol Lingkar Selatan. Ada sekitar 300 meter jalan umum beraspal terendam air dengan ketinggian sekitar 20 cm.

Sementara itu di kanan kiri yang terdapat rumah, seperti di RT 13 dan RT14 terlihat rumah warga terendam dan sebagian masuk ke pelataran rumah. Banjirnya rumah warga ini mulai terjadi sejak Senin (17)2/2020) dan Selasa (18/2/2020).

Penomena ini memang terjadi setiap tahun pada setiap musim penghujan. Namun untuk tahun 2020 ini adalah banjir yang terparah, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kronologi BCL Dapati Ashraf Sinclair Terbujur Kaku Diungkap Maia Estianty, Sebut Soal Mie Instan

Kelakuan Aneh Lucinta Luna di Tahanan Diungkap Polwan Ini, Pacar Abash Itu Ternyata Doyan Begini

Digeledah Polisi, Moncos Kedapatan Sembunyikan 48, 22 Gram Sabu Dalam Dashboard Motor

Tes CPNS di Kotabaru Berakhir, BKPSDM Ungkap Cukup Banyak Peserta Lolos Passing Grade

Lurah Gambut, Darul Qutni yang ditemui, Selasa (18/2/2020) mengatakan, dari RT 19 sampai RT25 yang terdampak banjir berjumlah 276 KK dan 1.081 jiwa.

Selain tujuh RT di Kelurahan Gambut tadi, banjir juga merendam permukiman penduduk di beberapa desa, seperti Desa Kayu Bawang, Malintang dan Jalan Irigasi . Sedangkan ketinggian air bervariasi dari 30 sampai 60 cm.

"Petugas kami sudah melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan. Kami sudah melaporkan ke pihak camat dan BPBD secara lisan,"terangnya

Ditambahkannya, dalam musibah ini ada tiga Sekolah Dasar, satu SMAN, Madrasah dan enam sekolah TK yang terdampak terendam banjar.

Warga pemilik rumah yang terendam tetap bertahan dan tidak mau mengingsi. Mereka tetap berada di dalam rumah.

Pengaruh Buruk Teddy ke Lina Pasca Menikah Dibongkar Mertua, Singgung Jatah Bulanan Mantan Sule

Pukul Kaca Pintu hingga Pecah, Wakil Ketua DPRD HSS Akui Kehilangan Kesabaran

Tabrakan Motor VS Motor di Trans Kalimantan Anjir Kapuas Timur, Satu Tewas, Begini Kronologisnya

Hairuddin, salah satu korban banjir mengatakan, dia bersama (anak dan istri) keluarga tetap bertahan di rumah dan tidak mau mengungsi.

Pihak Kelurahan Gambut sendiri berencana akan membuka Posko Banjir. Tim Satgas Reaksi Cepat yang berjumlah 200 anggota, seperti dari Koramil Satgas, Baninkamtibmas dan BPBD serta dari relawan lain siap membantu. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved