Berita Kalteng

Tim Jaksa Masuk Pesantren Kejari Sambangi Ponpes Al Muhajirin Antang Kabupaten Kapuas

Tim Jaksa Masuk Pesantren (JMP) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muhajirin Antang, Kabupaten Kapuas

Tim Jaksa Masuk Pesantren Kejari Sambangi Ponpes Al Muhajirin Antang Kabupaten Kapuas
BANJARMASINPOST.CO.ID/FADLY SETIA RAHMAN
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kapuas, Mauladi, menjadi narasumber dalam pelaksanaan penerangan dan penyuluhan hukum Jaksa Masuk Pesantren (JMP), Selasa (18/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Tim Jaksa Masuk Pesantren (JMP) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muhajirin Antang, Kabupaten Kapuas, Povinsi Kalimantan Tengah, Selasa (18/2/2020).

Pihaknya memberikan penerangan dan penyuluhan hukum kepada 200 santri.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kapuas, Mauladi, selaku Ketua Tim JMP yang menjadi narasumber dalam pelaksanaan penerangan dan penyuluhan hukum tersebut.

Ia menyampaikan materi tentang budaya taat hukum yang kiranya bisa menjadi pengetahuan dan pemahaman bagi para santri.

Di antaranya, akibat hukum penyalahgunaan narkotika berdasarkan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Alasan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut Belum Mengaspal Jalan Menuju RSUD Hadji Boejasin

Tanggapi Harapan Guru Honorer di Banjarbaru, Disdik Janji Segera Selesaikan SK Pengangkatan

VIDEO Puluhan Rumah di Cempaka Kalimantan Selatan Terendam Pascahujan Deras

Sopir Angkutan Tabalong Harapkan Tersedia Tempat Khusus Menunggu Penumpang Umum dan Pelajar

Ayu Ting Ting Sudah Punya Cowok Diungkap, Ledekan Ruben Onsu Saat Ivan Gunawan Incar Wika Salim

Keinginan Ashraf Sinclair yang Tak Terwujud Buat Sosok Ini Menangis, Mertua BCL & NOAH Disorot

Serta, akibat hukum penyalahgunaan media sosial berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kapuas, Komaidi, melalui Kasi Intelijen, Mauladi, menerangkan, kegiatan JMP ini adalah agenda rutin yang dilakukan pihaknya ke pesantren-pesantren di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kapuas.

"Hal ini merupakan salah satu bentuk langkah strategis Kejaksaan RI dalam mewujudkan Revolusi Karakter Bangsa," jelasnya.

Guna menumbuh kembangkan kesadaran hukum bagi pelajar yang memang seharusnya mendapat pengetahuan hukum sejak dini.

"Mengingat pelajar adalah generasi penerus bangsa yang harus dikawal agar tumbuh menjadi generasi yang sadar dan taat hukum," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly  SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved