Berita Banjarbaru

Berkekuatan Hukum Tetap, Lahan dengan 11 Bangunan di Landasan Ulin Barat Dieksekusi

Eksekusi dilakukan tim petugas terhadap 11 rumah di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Berkekuatan Hukum Tetap, Lahan dengan 11 Bangunan di Landasan Ulin Barat Dieksekusi
BANJARMASINPOST.CO.ID/APRIANTO
Situasi eksekusi dilakukan terhadap 11 rumah di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (19/2/2020). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Eksekusi dilakukan tim petugas terhadap 11 rumah di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sudah sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

Humas Pengadilan Negeri Banjarbaru, M Aulia Reza, Rabu (19/2/2020), mengatakan, eksekusi dilakukan satu hari. 

"Satu hari, sampai selesai. Kondisi terakhir infonya sudah 11 rumah dieksekusi," katanya, Rabu (19/2/2020) sore.

Sebetulnya, menurut Reza, eksekusi semulanya direncanakan beberapa hari yang lalu.

Tetapi karena hujan, maka dijadwalkan ulang pada hari ini.

VIDEO Eksekusi Lahan di Landasan Ulin Banjarbaru: Syifa Sedih Rumahnya Dirobohkan Ekskavator

Ingin Wajah Alami Terlihat Cantik dan Segar, Ikuti Trik Make Up Natural MUA dari Banjarmasin Ini

VIDEO Masih Ada Peserta Tes CPNS di Kabupaten Tabalong yang Tidak Bawa KTP

Tiga Orang Peserta Tes CPNS di Tanjung Kabupaten Tabalong Tidak bawa KTP, Panitia Ambil Sikap

Akhirnya Nikita Mirzani & Fero Walandouw Bicara Pacaran, Sohib Billy Syahputra Ungkap Hal Ini

Kehadiran Mantan Syahrini, Bubu di Rumah Bunga Citra Lestari Saat Ashraf Sinclair Meninggal Disorot

Proses eksekusi dilakukan sesuai tugasnya, yakni melaksanakan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

"Pada intinya perkara tersebut sudah melalui tahapan proses pemeriksaan persidangan dari tindak pertama yaitu pengadilan negeri, tingkat banding yaitu pengadilan tinggi sampai dengan kasasi yaitu Mahkamah Agung,dan terhadap perkara tersebut sudah berkekuatan hukum tetap," bebernya.

Maka dari itu, karena sudah berkekuatan hukum tetap, maka pihak yang menang dalam perkara tersebut, mengajukan permohonan eksekusi.

"Permintaan kita, kalau bisa dengan cara didamaikan. Eksekusi ini ada secara sukarela atau paksa. Kalau hari ini, intinya secara paksa. Karena warga tidak mau membongkar sendiri rumahnya," tambahnya. (Banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved