Berita Tapin

Khawatir Salah Persepsi, Pejabat di Kabupaten Tapin Bersama-sama Hapus Kalimat NU di Buku Pelajaran

Dikhawatirkan memunculkan salah persepsi, kalimat NU dihapus pada buku pelajaran kelas 5 SD se-Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)

Khawatir Salah Persepsi, Pejabat di Kabupaten Tapin Bersama-sama Hapus Kalimat NU di Buku Pelajaran
HUMAS PEMKAB TAPIN UNTUK BPOST GROUP
Pejabat di Kabupaten Tapin bersama-sama hapus kalimat di buku pelajaran kelas 5 SD, Selasa (18/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dikhawatirkan memunculkan salah persepsi, kalimat NU dihapus pada buku pelajaran kelas 5 SD se-Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (18/2/2020).

Secara simbolis, penghapusan kalimat NU pada halaman 45 itu dilaksanakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Selasa (18/2/2020).

Turut dilibatkan menghapus kalimat NU adalah Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tapin H Mahrus dan para Kepala SD yang tergabung dalam K3S se-Kabupaten Tapin.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin melakukan penghapusan menggunakan tipex cair pada buku pelajaran siswa kelas 5 SD.

VIDEO Dinas Pendidikan Segera Selesaikan SK Guru Honor Kota Banjarbaru

Siswi MAN 1 Kabupaten Tapin Ini Pilih Mendaftar untuk Kuliah di Universitas Lambung Mangkurat

Bupati Hulu Sungai Selatan MInta Dinas Perdagangan Evaluasi Toko di Pasar yang Tak DItempati

Sebanyak 180 Siswa MAN 1 Kabupaten Tapin Telah Didaftarkan ke Perguruan Tinggi Negeri

Kelakuan Aneh Lucinta Luna di Tahanan Diungkap Polwan Ini, Pacar Abash Itu Ternyata Doyan Begini

Buku ajar tema peristiwa kebangsaan masa penjajahan pada kalimat NU yang disejajarkan dengan partai Komunis Indonesia (PKI) dan partai Nasional Indonesia (PNI) masa radikal (tahun 1920-1927) dinilai meresahkan.

Karena itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Hj Ahlu Jannah, meminta seluruh buku pelajaran di SD dilakukan penghapusan pada kalimat tersebut. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved