Ekonomi dan Bisnis

Tingkatkan Layanan Digital, Perbankan Syariah Kalsel Fasilitasi Pembayaran Zakat Melalui Aplikasi

Tingkatkan Layanan Digital, Perbankan Syariah Kalsel Fasilitasi Pembayaran Zakat Melalui Aplikasi

Tingkatkan Layanan Digital, Perbankan Syariah Kalsel Fasilitasi Pembayaran Zakat Melalui Aplikasi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Petugas teller melayani nasabah di Bank Muamalat, Matraman Jakarta Timur, Selasa (24/9/2013). Rencana Bank Indonesia (BI) melarang penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk rumah kedua dan selanjutnya tak cuma berlaku bagi bank konvesional, tetapi juga berlaku bagi perbankan syariah yang akan berlaku pada Oktober 2013 nanti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berbagai kemudahan transaksi bagi nasabah, tersaji dalam aplikasi mobile banking (m-banking) yang telah diterapkan hampir seluruh perbankan.

Inovasi pun terus dikembangkan perbankan syariah di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam meningkatkan layanan m-banking maupun aplikasi lainnya.

Tak hanya sekadar transaksi keuangan yakni transfer, cek saldo, online payment, kini dilengkapi pula layanan pembayaran zakat.

Bank CIMB Niaga Syariah misalnya, sudah sejak beberapa tahun lalu memfasilitasi pembayaran zakat menggunakan aplikasi e-salam.

Popularitas Anang Runtuh Disebut Ari Lasso Bersama Mahalini Indonesia Idol, Suami Ashanty Ternyata

Foto Jadul Syahrini & Ariel NOAH Tersebar, Kehadiran Luna Maya Disorot, Sebelum Nikahi Reino Barack?

Malam Jumat Syukuran Skuat Barito Putera Bersama Guru Zuhdi, Juga Perkenalan Jersey dan Desain Bus

"Pembayarannya menggunakan scan QRIS yang telah dikeluarkan Bank Indonesia sebagai alat pembayaran standar. Kami sudah bekerjasama dengan berbagai pihak di antaranya Mesjid Raya Sabilal Muhtadin dan Baznas Kalsel," jelas Syariah Funding Officer Bank CIMB Niaga Syariah Banjarmasin, Dyah Sari Ling F kepada Banjarmasinpost.co.id.

Menggunakan barcode scan tersebut, memungkinkan nasabah membayar zakat melalui dompet digital yakni Gopay, Ovo, Dana, dan LinkAja.

Senada, PT Bank Syariah Mandiri (BSM), telah meluncurkan platform wakaf digital sejak tahun lalu. Disampaikan Regional CEO PT Bank Syariah Mandiri Region Office VI/Kalimantan, Wisnu Sunandar, tujuan dibentuknya platform wakaf digital ini adalah untuk mengakomodasi tingginya keinginan masyarakat dalam berbagi.

"Platform tersebut memudahkan transaksi wakaf, baik bagi pemberi wakaf (wakif) ataupun pihak yang menerima harta benda wakaf (nazhir)," jelasnya.

Melalui platform bernama jadiberkah.id masyarakat umum bahkan yang belum menjadi nasabah Mandiri Syariah pun dapat melakukan wakaf dengan mudah, transparan (dapat dimonitor) dan mendapat sertifikat wakaf sesuai ketentuan.

BSM pun berusaha memenuhi kebutuhan ibadah umat Islam dengan menyediakan aplikasi arah kiblat, jadwal waktu shalat dan masjid terdekat, serta spiritual quotes bersamaan dengan layanan transaksi keuangan dan kebutuhan berbagi.

"Ke depannya diharapkan dengan aplikasi mobile banking, kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi bukan hanya transaksi tapi juga kebutuhan ibadah pun dapat terpenuhi," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved