Kriminalitas Banjarmasin

Bongkar Penjualan Satwa Dilindungi Via FB, Petugas Temukan Elang dan Kucing Hutan

Bongkar Penjualan Satwa Dilindungi Via FB, Petugas Temukan Elang dan Kucing Hutan

Bongkar Penjualan Satwa Dilindungi Via FB, Petugas Temukan Elang dan Kucing Hutan
Foto ist subdit IV Tipidter
Satwa dilindungi kucing hutan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Taufik warga Jalan Desa Pembantanan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar tak berkutik kala diamankan petugas Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan.

Lelaki ini diamankan petugas karena terlibat penjualan hewan atau satwa yang dilindungi.

Dalam aksinya ia memperjualbelikan satwa itu melalui medis sosial (medsos) facebook.

Bersama dirinya, petugas membawa beberapa satwa jenis anak burung elang dan beberapa kucing hutan.
,
Setelah cukup bukti ia memperdagangkan hewan itu, petugas akhirnya menetapkan dirinya sebagai tersangka.

Keterangan dihimpun, penngkapan Taufik ini berdasarkan info bahwa diduga ada seseorang memperdagangkan satwa dilindungi via medsos yakni facebook.

Alasan Anak Iis Dahlia Urung Jadi Pilot seperti Ayahnya, Ternyata Devano Danendra Merasa Begini

Bukan iPhone! HP Nia Ramadhani Saat Selfie Didebatkan, Istri Ardi Bakrie Pakai Huawei atau Samsung?

Mati-matian Lahirkan Sendiri di Kos, Intan Nekat Potong Tali Pusar Sendiri Pakai Kater Meski Sakit

Hal ini pun didalami petugas dengan melakukan lidik.

Petugas berhasil masuk dan memang ada seseorang memerjualkan satwa dilindungi.

Diduga pelaku pun meminta bayaran atas hewan yang akan dibeli.
Kemudian dilakukanlah transksi via transfer sekitar Rp 400 ribu untuk satu satwa,

Pada Minggu (16/2) dilakukanlah penangkapan terhadap yang bersangkutan di daerah Jalan A. Yani Km 14 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Dalam penangkapan ini petugas mengamankan beberapa hewan atau satwa yang dilindungi.

Direktur Reskrimsus Kombes Mastur melalui Kasubdit IV Tipidter AKBP Endng Agustina yang didampingi Kompol Aji Lukman membenarkan pihaknya melakukan penangkapan terhadap satu penjual satwa dilindungi atas nama Taufik, warga Sungai Tabuk, Kabuoaten Banjar.

Adapun barang bukti yang pihaknya sita yakni 5 (lima) ekor burung elang dalam keadaan hidup, 3 ekor anak kucing Hutan, 1 (satu) lembar bukti transfer pembelian burung elang Rp. 400.000 pada 16 Feb 2020, dan 1 (satu) lembar KTP atas nama Tauffik

Modus pelaku yakni memperjualbelikan satwa yang dilindungi jenis burung elang dalam keadaan hidup yang dijual melalui satu akun facebook.

Untuk pelaku, pihaknya persangkakan pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a UU no 5 th 1990 ttg Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAE) ancaman hukuman paling lama 5 th penjara dan denda paling banyak 100 juta rupiah.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved