Berita Banjarmasin

Buntut Aksi Unjuk Rasa, Kasatpol PP Banjarmasin Siap Dicopot Bila Ada Anggotanya yang Dapat Sanksi

Buntut Aksi Unjuk Rasa, Kasatpol PP Banjarmasin Siap Dicopot Bila Ada Anggotanya yang Dapat Sanksi

Buntut Aksi Unjuk Rasa, Kasatpol PP Banjarmasin Siap Dicopot Bila Ada Anggotanya yang Dapat Sanksi
banjarmasinpost.co.id/ghanie
Plt Kasatpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - "Kalau mau hukum, hukum saya saja. Saya siap kok pasang badan. Mau dicopot kah sebagai Kasatpol PP atau mau dicopot sebagai Kadishub. Saya terima".

Kalimat itu dilontarkan Drs Ichwan Noor Chalik saat disinggung jika ada hukuman atas buntut kegaduhan yang dilakukan anggotanya di kantor BKD Kota Banjarmasin, Selasa (18/2/2020) lalu.

Ia juga mengatakan ada dua alasan kenapa membuatnya yakin harus memberikan pernyataan tersebut.

Pertama karena yang berunjuk rasa adalah anggotanya dan kedua aksi tersebut memang atas sepengetahuannya.

"Iya karena itu ulah anak buah saya dan atas sepengetahuan saya. Jadi artinya saya yang bertanggung jawab," pungkas Plt Kasatpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin.

Remas Paha Chef Arnold, Celetukan Chef Renatta pada Rekan Chef Juna di MasterChef Jadi Sorotan

Alasan Anak Iis Dahlia Urung Jadi Pilot seperti Ayahnya, Ternyata Devano Danendra Merasa Begini

Mati-matian Lahirkan Sendiri di Kos, Intan Nekat Potong Tali Pusar Sendiri Pakai Kater Meski Sakit

Selain itu, Ichwan juga mengatakan sebetulnya persoalan tukin (tunjangan kerja) memang sudah sekitar setahun yang lalu dipendam anggotanya.

Namun lantaran tidak ada kepastian dan jawaban atas penyesuaian tukin yang dianggap anggotanya tidak sesuai, sehingga puncak kesabarannya terjadi pada Selasa (18/2/2020) kemarin.

"Selain itu yang juga perlu diketahui, kenapa kemarin mereka (anggotanya, red) harus demo? Kan tanggal 20 sudah mendekati. Sedangkan tanggal 20 kalian tahu sendiri adalah batas akhir waktu pembayaran baik leding maupun listrik. Sedangkan kalau tidak bayar, tentu berkonsekuensi pemutusan dan penyegelan. Itu yang membuat mereka kemarin demo," jelasnya.

Itu pun, tambah Ichwan, bukan berarti ia tidak mengetahui atas unjuk rasa yang akan dilakukan anak buahnya.

Karena selain telah merestui ia juga sempat berpesan agar tidak melakukan pengrusakan.

"Tapi kemarin itu di luar perkiraan saya. Kemarin sempat saya konfirmasi kepada mereka, kenapa harus menduduki kantor BKD, mereka pun beralasan itu karena orang yang ingin mereka temui tidak ada. Jadi mau tidak mau mereka pun memilih bertahan di sana. Jadi bagi saya tidak ada masalah," jelasnya.

Namun sebaliknya, tambah Ichwan jika ke depan ada indikasi balas dendam berupa penuntutan terhadap anggotanya, maka ialah orang pertama yang akan memimpin protes selanjutnya.

"Makanya tadi, saya sudah siapkan tenda besar. Kalau nanti ada balas dendam, maka dengan tenda itu kami akan melakukan mogok dengan seluruh anggota. Jadi bukan melakukan aksi lagi nantinya," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved