Berita Banjar

VIDEO Cuma Miliki Dua Unit Terbang, Begini Harapan Penghuni Asrama Putri Banjar di Banjarmasin

Cuma Miliki Dua Unit Terbang, Begini Harapan Penghuni Asrama Putri Banjar di Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mahasiswa yang menghuni Asrama Bumi Barakat di Jalan Bawang Putih di kawasan Gatot Subroto, Banjarmasin, tak cuma sibuk belajar di kampus. Mereka juga mengembangkan bakat.

Selain banyak yang aktif berorganisasi, sebagian dari mereka juga menyukai kegiatan maulid habsyi. Hanya saja mereka tak bisa maksimal berlatih maulid habsyi karena perlengkapan penunjang yang dimiliki teramat minim.

"Ini cuma ada dua unit terbang saja, bass. Ya pastilah tidak bisa maksimal karena kalau idealnya kan mesti banyak terbangnya agar lantunan syairnya makin keren," ucap Nurul Husna, ketua asrama Bumi Barakat, Kamis (20/2/2020).

Dua unit terbang yang ada itu pun, sebut mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin angkatan 2017 ini, sebelumnya lumayan lama teronggok tak tersentuh hingga sangat berdebu.

VIDEO Peternak Babi Guntung Manggis Ngadu ke DPRD Banjarbaru, Gara-gara Akan Digusur

Penusuk Warga Teluk Tiram Banjarmasin Dibekuk Polisi di Semangat Dalam Kabupaten Barito Kuala

Mati-matian Lahirkan Sendiri di Kos, Cewek Ini Kaget Pacarnya Malah Mau Menyerahkan Bayinya ke Orang

Hasil Studi Terbaru, Terungkap Virus Corona Bukan Hasil Rekayasa di Laboratorium, Ini Faktanya

"Belum lama ini kami bersihkan dan coba kami manfaatkan untuk latihan maulid habsyian," sebutnya.

Didampingi beberapa penghuni asrama lainnya, Husna mengatakan pihaknya berharap adanya uluran tangan dari pihak lain untuk melengkapi terbang. Jadi, pihaknya bisa latihan secara memadai dan bisa membentuk grup maulid habsyi.

Setidaknya diperlukan empat unit terbang lagi. Pihaknya belum mampu membeli secara swadaya karena harganya lumayan mahal untuk anak kuliahan yakni sekitar Rp 400 ribu per unit.

Tiap Selasa malam setelah sholat maghrib berjemaah, dirinya bersama teman seasrama latihan maulid habsyi, bergantian menabuh dua terbang tersebut. Lalu tiap Rabu malam membaca burdah setelah sholat maghrib berjemaah bertempat di rumah doses yang tak jauh dari asrama.

"Kemudian Kamis malam rutin melaksanakan kegiatan sholat sunat seperti sholat hajat, sholat taubat, dan tahajjud," sebut mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ini.

Tiap bulan sekali pihaknya juga melakukan kegiatan gotong-royong yang dilaksanakan setelah sholat subuh.

"Tak cuma ruangan dalam asrama yang kami bersihkan, tapi juga di luar ruangan termasuk ke lingkungan sekitar," timpal Nor Latifah.

Uang Bulanan Sule untuk Ibunda Lina Disinggung Mertua Teddy, Nenek Rizky Febian Bicara Soal Utang

Kepala Baim Wong Dilempar Benda Ini oleh Paula Verhoeven, Murka Imbas Video TikTok Bareng Kiano

Rampok Beraksi di Toko Tekstil, Penjaga Toko Ini Ketakutan Minta Tidak Dibunuh

Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar Mahrani Ahmad mengatakan pihaknya pernah mengajukan permohonan bantuan pengadaan terbang kepada pemerintah daerah, namun belum terakomodasi.

"Coba nanti kami ajukan lagi permohonan, semoga dikabulkan," tandasnya.(banjarmasinpost.co.id /roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved