Berita Kalteng

Punya Potensi Lahan yang Luas, Dinas Pertanian Kapuas Dorong Petani Lokal Budidayakan Bawang Merah

Punya Potensi Lahan yang Luas, Dinas Pertanian Kapuas Dorong Petani Lokal Budidayakan Bawang Merah

Punya Potensi Lahan yang Luas, Dinas Pertanian Kapuas Dorong Petani Lokal Budidayakan Bawang Merah
dokumen
Panen melimpah bawang merah Poktan Kalampan Jaya di Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kapuas mendorong para petani lokal untuk produktif dalam bercocok tanam. Bisa melihat potensi budidaya bawang merah untuk dikembangkan di Kabupaten Kapuas.

Ambil contoh suksesnya Kelompok Tani (Poktan) Kalampan Jaya di Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas dalam membudidayakan bawang merah.

Beberapa waktu lalu Poktan di lokasi tersebut panen melimpah hasil budidaya bawang merah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Anjono Bhakti menuturkan peluang pengembangan kebutuhan bawang merah yang cukup tinggi di luar pulau jawa merupakan potensi yang perlu untuk dikembangkan.

VIDEO Susur Sungai Bawa Petaka! Ratusan Pramuka SMPN 1 Turi Sleman Hanyut, 4 Tewas Mengenaskan

KPU Balangan Nyatakan Berkasnya TMS, Bakal Paslon Perseorangan Riza-Arsyad Langsung Lakukan Ini

Kapal Super Mewah Diamond Princess Diduga Jadi Pusat Penyebaran Baru Virus Corona, Kalahkan Wuhan

Selepas Anji Manji & Roger Danuarta, Sheila Marcia Kini Menikahi Dimas Akira, Ini Sosok sang Suami

"Guna memenuhi kebutuhan bawang merah di daerah Kabupaten Kapuas mengingat potensi ketersediaan lahan yang cukup luas," katanya, Jumat (21/2/2020).

Dirinya juga menjelaskan bawang merah yang dipanen ini selain dapat menjadi bahan konsumsi masyarakat sekitar sehari-hari, juga dapat dijadikan bibit untuk di budidayakan ke depannya.

"Sehingga masyarakat dapat berswadaya dengan mandiri dalam hal pembibitan," lontarnya.

Anjono juga membeberkan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) II program pengembangan mendapatkan alokasi pengembangan bawang merah seluas lima hektar dan pengembangan cabe rawit seluas tiga hektar.

Pihaknya pun berharap melalui program ini dapat meningkatkan luas tanam dan produksi bawang merah dengan menerapkan sistem budidaya tanaman yang baik.

Penampakan Adegan Mesum Jadi Sorotan, Gadis di Banjarbaru Ini Cuek dan Tetap Bernyanyi TikTok

Postingan Pilu Mertua BCL Pasca Ashraf Sinclair Meninggal, Suami Bunga Citra Lestari Didoakan

Sentilan Feni Rose Lihat Penampilan Syahrini di Tahlilan Ashraf Sinclair, Istri Reino Bikin Salfok

Serta dapat menumbuhkan sentra pengembangan tanaman bawang merah di daerah lahan pasang surut dan non pasang surut.

"Dengan lahan yang dibudidayakan oleh petani lokal, selain menjadi langkah guna mengatasi inflasi demi menekan melonjaknya harga bawang merah di Kabupaten Kapuas, juga dapat memiliki daya saing yang tinggi dipasaran guna memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di Kabupaten Kapuas," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved