Pilkada Kalsel 2020

Berkas Dukungan Tak Lengkap, KPUD Banjar Kembalikan Berkas Mada-Ferry

Berkas Dukungan Tak Lengkap, KPUD Banjar Kembalikan Berkas Mada-Ferry dan meminta pasangan perseorangan ini menyerahkan minggu (23/2/2020)

Berkas Dukungan Tak Lengkap, KPUD Banjar Kembalikan Berkas Mada-Ferry
banjarmasinpost.co.id/idda royani
INDEPENDEN¬†- Suasana penyerahan berkas dukungan balon bup_wabup Banjar jalur perseorangan, Mada Teruna-Ferryansyah di sekretariat KPUD Banjar, Sabtu (22/2/2020) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kontestasi politik di Kabupaten Banjar menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 23 September 2020 makin menanjak. Ini menyusul makin banyaknya tokoh yang maju sebagai bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati.

Pada Sabtu (22/2/2020) ada dua pasang balon bup/wabup Banjar yang mendatangi sekretariat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banjar di Kompleks Pangeran Antasari, Martapura. Keduanya maju pada jalur perseorangan atau independen.

Sekitar pukul 10.00 Wita M Yunani-Suriani Sidiq menyerahkan berkas dukungan ke KPUD Banjar. Berikutnya pukul 15.45 Wita giliran Mada Teruna-Ferransyah yang datang didampingi istri beserta anak dan sejumlah tokoh agama (ulama).

Kedua pasang tokoh Banjar tersebut sama-sama menyerahkan berkas dukungan melampui batas minimum dukungan yang ditetapkan KPUD Banjar sebanyak 35.237 salinan kartu tanda penduduk (KTP).

Kalap Ditagih Rp 200 Ribu, Pasutri Tega Habisi Nenek Renta, Ada Luka di Kepala & Telinga Berdarah

Cuitan Rekan Bikin Warga Alalak Utara Ini Ikut Masuk Bui, Polisi Sita 2 Paket Sabu

Video BCL & Ariel NOAH Sepanggung Pasca Ashraf Sinclair Tiada, Kejutan Aksi Eks Luna Maya

Pembelaan Syahnaz & Nisya Soal Tudingan Buat Rumah Mewah Raffi Ahmad - Nagita Slavina Berantakan

Sebelumnya pada Rabu (19/2/2020) pagi Dr Andin Sofyanoor-KH Muhammad Syarif Busthomi (Guru Oton) paling awal menyerahkan berkas dukungan ke KPUD Banjar. Sebanyak 46 ribu berkas dukungan yang ia serahkan.

Jika penyerahan berkas dukungan Andin-Guru Oton dan Yunani-Suriani terlaksana lancar, tak demikian dengan Mada-Ferry. Hal ini dikarenakan tidak semua berkas dukungan dibawa. Dari dukungan yang diklaim tersebar di seluruh (20) kecamatan, hanya dukungan yang tersebar di 16 kecamatan yang dibawa.

Mada mengatakan hal tersebut disebabkan adanya ketentuan baru yang diinformasikan oleh KPUD Banjar pada 19 Februari yang mempersyaratkan pengelompokan daftar dukungan secara alfabet.

"Karena itu penyusunan data dukungan pada empat kecamatan lainnya saat ini masih sedang kami selesaikan. Besok (Minggu, red) akan diserahkan oleh Tim saya ke KPUD Banjar," jelas Mada kepada komisioner KPUD Banjar beserta seluruh pihak terkait yang hadir antara laian dari Bawaslu Banjar.

Setelah berkoordinasi dengan Bawaslu, komisioner KPUD Banjar yang membidangi tahapan penyelenggaraan pemilu yakni M Zain menyarankan Mada untuk membawa pulang berkas dan kembali datang keesokan hari dengan data dukungan yang telah tersusun lengkap.

Hal tersebut membuat Mada tak nyaman dan merasa mendapat perlakuan yang tak sama dengan balonbup/wabup perseorangan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved