Berita Internasional

RI & 24 Negara Ini Dicabut AS dari Daftar Negara Berkembang, Trump Sebut Amerika Negara Berkembang

RI & 24 Negara Dicabut AS dari Daftar Negara Berkembang, Trump Sebut Amerika Negara Berkembang

RI & 24 Negara Ini Dicabut AS dari Daftar Negara Berkembang, Trump Sebut Amerika Negara Berkembang
AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/SCOTT OLSON
Presiden AS Donald Trump memberikan pidato dalam kampanye di Battle Creek, Michigan, pada 18 Desember 2019. Kampanye tersebut terjadi setelah DPR AS menyetujui pasal pemakzulan, dan menjadi presiden ketiga dalam sejarah AS yang dimakzulkan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, HONG KONG - RI & 24 Negara Dicabut AS dari Daftar Negara Berkembang, Trump Sebut Amerika Negara Berkembang

Amerika Serikat beberapa waktu lalu mengeluarkan sejumlah negara dari daftar negara- negara berkembang. Indonesia termasuk dalam daftar tersebut.

Dilansir dari South China Morning Post, Sabtu (22/2/2020), AS menyusutkan daftar internal negara-negara berkembang dan kurang berkembang.

Tujuannya untuk menurunkan batasan yang mendorong investigasi AS apakah suatu negara mengancam industri AS dengan subsidi ekspor yang tak adil.

Asyik Bikin Video TikTok, Remaja Putri Banjarbaru Tak Sadar Dibelakangnya Ada Penampakan Mesum

Kelakuan Sang Ibu Jadi Pemicu Siswi SMA Dihamili Adik Kandungnya yang Masih SD, Sedih dan Menyesal!

Hal ini berdasarkan catatan yang dirilis Perwakilan Perdagangan AS (USTR).

Negara-negara yang dikeluarkan dari daftar negara berkembang tersebut adalah Albania, Argentina, Armenia, Brazil, Bulgaria, dan China.

Kemudian ada Kolombia, Kosta Rika, Georgia, Hong Kong, India, Indonesia, Kazakhstan, dan Republik Kirgis.

Selanjutnya ada Malaysia, Moldova, Montenegro, Makedonia Utara, Romania, Singapura, Afrika Selatan, Korea Selatan, Thailand, Ukraina, dan Vietnam.

Menurut USTR, keputusan untuk merevisi metodologi terkait negara berkembang untuk investigasi tarif perdagangan penting untuk dilakukan.

Sebab, pedoman yang digunakan sebelumya sudah usang lantaran dibuat tahun 1988.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved