Berita Kalteng

Fispol Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Terapkan Riset Kolaboratif Program Baru Mendikbud

Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) mulai menerapkan perkuliahaan dengan melakukan riset secara kolaborasi menyesuaikan ketentuan

Fispol Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Terapkan Riset Kolaboratif Program Baru Mendikbud
Dok Banjarmasinpost.co.id
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) saat menggelar wisuda. 

BANJARMASINPOST.CO.ID PALANGKARAYA - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) mulai menerapkan perkuliahaan dengan melakukan riset secara kolaborasi menyesuaikan ketentuan pola perkuliahan yang diprogramkan oleh Menteri Pendidikan yang baru, Nadiem Makarim.

Ini mulai diterapkan melalui, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan di perguruan tinggi swasta yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah dengan penerapan pola perkuliahan riset kolaboratif.

Dekan Fisipol UMP, HM Yusuf, Minggu (23/2/2020) mengungkapkan, pola perkuliahan riset kolaboratif mulai dijalankan pada perkuliahan semester genap tahun akademik 2019/2020 mulai, 24 Februari 2020 ini, untuk melaksanakan Program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang telah diujicobakan di Kampus Merdeka.

Ancaman Presiden Jokowi Ternyata untuk Gubernur dan Kapolda Riau, Gara-gara Curhatan Seorang Ibu

American Idol Paling Tragis dalam Sejarah! Katy Perry Tiba-tiba Jatuh ke Lantai, Hal Aneh Terjadi

Kelakuan Sang Ibu Jadi Pemicu Siswi SMA Dihamili Adik Kandungnya yang Masih SD, Sedih dan Menyesal!

Dia menjelaskan, Pembelajaran yang berjalan di seluruh program studi (Prodi) di Fisipol selama ini berupa kuliah kelas dan kuliah lapangan. "Ini akan kami tambahkan lagi, dengan riset kolaboratif," ujar Yusuf yang juga merupakan jurnalis senior di Kalteng ini.

Pola perkuliahan riset kolaboratif dibangun dengan suasana milenial, berbasis IT, sehingga menyenangkan bagi mahasiswa. Pola ini diberlakukan untuk setiap jenjang perkuliahan, mulai dari mahasiswa baru semester ganjil (satu) tahun akademik 2020/2021. Kemudian berlanjut di semester II sampai semester V.

Sementara itu, Koordinator Gugus Kendali Mutu (GKM) Fisipol UMP Farid Zaky Yopiannor, mengatakan, pola perkuliahan yang baru tersebut, intraksi makin aktif antara dosen dalam proses perkuliahan yang di awal semester membuat kontrak penelitian bersama seluruh mahasiswa di kelas.

Kontrak penelitian mahasiswa bersama dosen yang ditunjuk Kepala Program Studi (Kaprodi ) tersebut meliputi penelitian kelompok berisi lima hingga enam mahasiswa, ditambah dosen pendamping yang masuk dalam struktur penelitian serta penelitian individu setiap mahasiswa.

“Pada akhir semester, setiap kelas Fisipol yang rata-rata 30 mahasiswa akan menghasilkan 5-6 penelitian kelompok dan 30 hasil penelitian individu," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved