BPost Cetak

Cerita Darwanto Selamatkan Anak Pramuka Hanyut di Sungai Sempur, Langsur Cebur Dengar Teriakan

MUSIBAH Jumat (21/2/2012) sore di Sungai Sempor, Donokerto, Turi, Sleman merenggut nyawa 10 siswi SMPN 1 Turi.

Cerita Darwanto Selamatkan Anak Pramuka Hanyut di Sungai Sempur, Langsur Cebur Dengar Teriakan
Dok BNPB
Proses evakuasi para siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman, Yogyakarta, yang hanyut di Sungai Sempor saat melakukan kegiatan Pramuka susur sungai. 

MUSIBAH Jumat (21/2/2012) sore di Sungai Sempor, Donokerto, Turi, Sleman merenggut nyawa 10 siswi SMPN 1 Turi.

Saat mereka menyusuri sungai mendadak banjir datang. Anak-anak berseragam pramuka itu menjerit ketakutan.

Mendengar jeritan minta tolong bersahutan, seorang warga Kembangarum Wetan Kali, Donotirto, Turi, Darwanto (37) bergegas menuju sumber suara.

Berada di tebing setinggi tiga meter, Kodir –panggilan Darwanto– melihat anak-anak itu berjuang untuk bertahan dari gempuran arus.

Penyerapan Royalti di Indonesia Terkecil di Dunia, Kalah dari Malaysia

Pulang dari Jepang, Dinkes Banjarmasin Bakal Larang Perawat Gunakan Ponsel Saat Kerja

Pasha Ungu Tiba-tiba Meninggal Dunia Seperti Suami BCL, Ashraf Sinclair Jadi Ketakutan Adelia Pasha

Foto Ashanty Dipeluk Pria Ganteng Ini Bikin Anang Bereaksi Begini, Aurel Hermansyah: Bunda Ya Allah!

Kodir memutuskan untuk melompat dan meraih satu per satu anak. Ia bawa mereka ke pinggir sungai.

Wartawan Tribun Jogja, Hendy Kurniawan dan Sigit Widya, mendapat kesempatan wawancara khusus dengan Kodir. Berikut petikannya.

Bagaimana ceritanya hingga Anda datang menolong anak-anak itu?

Sore itu, saat akan memancing bersama adik saya sekitar pukul 14.30 WIB, saya mendengar teriakan bocah-bocah dari arah sungai. Saya spontan membuang joran, lalu berlari ke sumber suara.

Dari tebing saya melihat puluhan anak berada di dasar sungai. Sebagian berada di pinggir sambil memegang tebing, sebagian lagi berada di tengah sungai sambil memegangi batu. Kondisi air masih sangat deras.

Apa yang kemudian Anda lakukan?
Saya seketika loncat dari ketinggian tiga meter. Saya tak perlu pikir panjang, apalagi saya sudah hafal betul kondisi sungai di sekitar situ.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved