Berita Bisnis

BEI KP Kalsel Targetkan Tambahan 6.000 Investor, Turut Dorong Perusahaan Daerah Go Public

BEI KP Kalsel Targetkan Tambahan 6.000 Investor, Turut Dorong Perusahaan Daerah Go Public

BEI KP Kalsel Targetkan Tambahan 6.000 Investor, Turut Dorong Perusahaan Daerah Go Public
banjarmasinpost.co.id/mariana
Kepala BEI KP Kalsel, Yuniar jelaskan program BEI selama 2020 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mendorong perkembangan investor pasar modal di Kalimantan Selatan, Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalsel menggelar serangkaian kegiatan edukasi bagi calon investor.

Kepala BEI KP Kalsel, Yuniar menuturkan, selama 2019 lalu jumlah investor di Banua mencapai level 11.965 single investor identification (SID).

"Di tahun 2020 kami menargetkan minimal terjadi penambahan 6.000 investor sehingga pada Desember 2020 nanti jumlah investor mencapai level 17.000 SID. Terkait hal tersebut kami akan lebih banyak melaksanakan kegiatan edukasi," jelasnya di sela kegiatan Workshop Wartawan, Selasa (25/2/2020) kepada Banjarmasinpost.co.id.

Foto Masa Lalu Sule Bersama Lina Diunggah Rizky Febian, Kakak Putri Delina Ungkap Kerinduan

Paula Verhoeven Timpuk Baim Wong Pakai Benda Ini Imbas Nekat TikTok Bareng Kiano Tiger Wong

Dulu Sahabatan, Jane Shalimar Ungkap Alasan Tak Undang Vanessa Angel di Pernikahan Arsya Wijaya

Kegiatan yang dilakukan yakni literasi, inklusi, dan aktivasi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, di antaranya mahasiswa, karyawan swasta, ibu rumah tangga, TNI/Polri dan lainnya.

Selama 2019, jumlah tiga kegiatan tersebut mencapai 384 kegiatan.

Setiap tahunnya Kota Banjarmasin menjadi penyumbang investor terbanyak, per 31 Januari 2020 lalu tercatat 5.336 investor atau meningkat 0,83 persen yoy.

Di posisi kedua ditempati Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar berjumlah masing-masing 1.829 investor dan 801 investor.

Ditambahkannya, Data SID berdasarkan gender didominasi laki-laki sebanyak 61 persen yang berinvestasi di pasar modal.

Sedangkan berdasarkan profesi di wilayah Kalsel didominasi oleh karyawan swasta yakni 34,26 persen dan disusul mahasiswa 27,09 persen.

Selain menambah investor, BEI KP Kalsel juga turut menjajaki kerjasama dengan sejumlah perusahaan daerah yang menginginkan Go Public yakni melepas kepemilikan saham perusahaannya kepada khalayak umum.

"Kami sangat terbuka dan akan membantu sejumlah perusahaan daerah yang ingin Go Public. Misalnya di perbankan ada Bank Kalsel, kami akan coba bantu sosialisasi tata cara pengajuan dan lain-lain, selain itu di bidang produksi ada PT Sari Gading, siapa tahu dengan Go Public, perusahaan jamu dan kesehatan wanita ini bisa sejajar dengan perusahaan jamu lainnya yang sudah besar sehingga turut meningkatkan branding perusahaan sendiri terlebih Sari Gading adalah otentik atau khas Kalsel," paparnya.

Untuk itu pihaknya juga meminta kerjasama yang baik dengan insan pers di Kalsel dalam mempublikasikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat khususnya di kabupaten/kota yang cukup jauh yang terkendala akses langsung dari kegiatan literasi, inklusi, dan aktivasi BEI KP Kalsel.

Program yang dijalankan selama 2020 ini kiam beragam, di antaranya sekolah pasar modal (SPM), SPM syariah, dan SPM non reguler dengan total kegiatan 132 kali dan target investor sebanyak 2.400 SID.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved