Berita Tapin

Dewan Tapin Berharap RSUD Datu Sanggul yang Baru Layani Pasien dengan Maksimal

Dewan Tapin Berharap RSUD Datu Sanggul yang Baru Layani Pasien dengan Maksimal

Dewan Tapin Berharap RSUD Datu Sanggul yang Baru Layani Pasien dengan Maksimal
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Yamani, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tapin ditunjuk partainya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ketua DPRD Kabupaten Tapin, H Yamani berharap pelayanan kesehatan di RSUD yang baru dapat melayani pasein dengan maksimal.

Itu dikatakan seusai menghadiri penandatangan perjanjian pinjaman daerah Pemerintah Kabupaten Tapin dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Selasa (25/2/2020).

"Pelayanan kesehatan jangan kalah, minimal sama dengan pelayanan di rumah sakit tetangga di Kandangan," katanya.

Yamani mengaku persetujuan DPRD Kabupaten Tapin terhadap pinjaman daerah itu didahului dengan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Tapin.

"Jangan sampai pembangunan fisiknya bagus, fasilitas dan alat kesehatannya lengkap, justru SDM kurang.

Persiapan Jelang Haul ke-15 Guru Sekumpul, Water Canon Disulap Jadi Tempat Wudhu di Tempat ini

Pengaruh Betrand Peto ke Thalia buat Ruben Onsu Menangis, Suami Sarwendah Singgung Perpisahan

Dulu Sahabatan, Jane Shalimar Ungkap Alasan Tak Undang Vanessa Angel di Pernikahan Arsya Wijaya

Tapi kami menandatangani persetujuan pinjaman daerah itu karena komitmen kesiapan pemerintah Kabupaten Tapin," katanya kepada awak media.

Progress pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Sanggul Rantau, ungkapnya, berjangka dua tahun dan pembayaran pinjaman berjangka empat tahun.

Sementara, Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau, H Milhan mengatakan desain pembangunan rumah sakit baru masih dalam proses.

Pembahasan desain itu dibicarakan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tapin bersama pihak konsultan ahli desain rumah sakit dan pengecekan di rumah sakit yang lama.

"Desain pembangunan rumah sakit baru berlantai dua. Kemungkinan peletakan batu pertama dijadwalkan sekitar Juli 2020 nanti," katanya.

Biaya pembangunan fisik rumah sakit baru itu sekitar Rp 125 miliar dan pengadaan alat kesehatannya sekitar Rp 23 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tapin, Midpay Syahbani mengatakan model pembangunan rumah sakit baru, sebutnya DPRD Kabupaten Tapin sudah melakukan studi banding ke Provinsi Bali.

"Rumah sakit di Bali juga dibangun PT SMI," kata anggota Fraksi PDIP ini.

(Banjarmasinpost.co.id/ tar)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved