BPost Cetak

Hakim Minta Rano Tak Bohong, "Si Doel " Akui Terima Rp 7,5 Miliar Sebelum Jadi Wagub

Hakim Minta Rano Tak Bohong, "Si Doel " Akui Terima Rp 7,5 Miliar Sebelum Jadi Wagub

Hakim Minta Rano Tak Bohong,
Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengingatkan mantan Wakil Gubernur Banten, Rano Karno, agar jujur soal dugaan penerimaan uang fee proyek dari Komisaris Utama PT Bali Pasific Pragama (PT BPP) sekaligus adik mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Hal itu disampaikan ketua majelis hakim Ni Made Sudani saat Rano dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Kamis (24/2/2020).

“Saudara jangan berbohong, saudara sudah disumpah, ada acaman pidana jika saudara memberikan kesaksian tidak benar disini,” kata Sudani kepada Rano.

Peringatan juga disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, Rano selalu menyangkal saat dikonfirmasi keterangan saksi bahwa dia pernah menerima aliran dana dari Wawan terkait fee proyek di Banten maupun lainnya.

Panggilan Sayang Ahmad Dhani ke Maia Estianty, Video Suami Mulan Jameela Cium Ibu Al El Dul Viral

Cincin Pernikahan Laudya Cynthia Bella Tak Ada di Jari Pasca Hapus Foto Engku Emran Jadi Sorotan

Pengusaha Karaoke Nego Petugas Royalti, Penarikan 2019 Capai Rp 90 Miliar

Royal Woodpark Residences Hadir di Q Mall Banjarbaru, Catat Ini Jadwal dan Lokasinya

BPost Edisi Selasa (25/2/2020).
BPost Edisi Selasa (25/2/2020). (BPost Cetak)

Jaksa KPK mencecar Rano soal Rp 1,5 miliar melalui pegawai PT BPP Ferdy Prawiradireja. Lalu, Rp 700 juta melalui Djadja Buddy Suhardja selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten terkait pengadaan alat kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten tahun anggaran 2012.

Namun, Rano membantah sewaktu menjadi Wagub pernah menerima kedua aliran duit tersebut.

Setelah dicecar, akhirnya Rano mengaku pernah menerima uang dari Wawan sebesar Rp 7,5 miliar dalam bentuk barang. Namun barang itu diterimanya saat masa kampanye Pilkada Banten 2011 atau sebelum menjadi wagub.

Video Dishub HSS Siapkan Dua Jalur Alternatif Bagi Jemaah Haul Guru Sekumpul

Operasional Air Mancur Menari Taman Kamboja Banjarmasin Bisa Capai Rp 300 Ribu Per Jam

Pengaruh Betrand Peto ke Thalia buat Ruben Onsu Menangis, Suami Sarwendah Singgung Perpisahan

“Tahu ada sumber dari Pak Wawan itu saat musim kampanye, beliau bilang ‘Kita harus kuasai Tangerang Raya’. Itu untuk kepentingan pilkada di tahun 2011,” ujar Rano.

Kemarin, adalah kali pertama Rano hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi dan Pencucian Uang dengan terdakwa Wawan. Sebelumnya, dia dua kali mangkir. (tribun network/gle/coz)

 

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved