Berita Kalteng

OJK Menyiapkan Kebijakan Stimulus Antisipasi Perekonomian Dampak Corona

OJK Menyiapkan Kebijakan Stimulus Antisipasi Perekonomian Dampak Corona

OJK Menyiapkan Kebijakan Stimulus Antisipasi Perekonomian Dampak Corona
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
.Sarang burung walet yang sudah dipanen terpaksa dijual murah, karena terlalu lama ditahan kualitasnya menurun 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Dampak perekonomian di Kalteng dan Indonesia secara keseluruhan yang terganggu akibat Virus Corona yang merebak di Wuhan, Cina, mendapat perhatian Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyiapkan kebijakan stimulus.

Ini, merupakan upaya menjaga pertumbuhan perekonomian di Kalteng dan secara nasional sebagai kebijakan countercyclical dalam mengantisipasi down-side risk dari penyebaran virus Corona di Cina terhadap perekonomian di Indonesia.

Melalui Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Deputi Komisioner Humas dan Logistik Anto Prabowo, mengungkapkan, pihaknya akan melakukan beberapa langkah stimulus yang disiapkan, antara lain, relaksasi pengaturan penilaian kualitas aset kredit dengan plafon sampai dengan Rp 10 Miliar.

Dari Rp 12 Juta perkilogram, Pengusaha Walet Kotim Jual Sarang Walet Rp 8 Juta, karena Dampak ini

Nasib Yongki AFI Kini, Jebolan Audisi Pencarian Bakat Nyanyi Sebelum Indonesian Idol Muncul

Remaja Jebolan The Voice Indonesia Ini Tendang Kepala Ibu Berkali-kali, Terungkap Karena Hal Sepele

Terungkap, Siapa yang Memberi Perintah Gunduli 3 Tersangka Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman

Ini hanya didasarkan pada satu pilar yaitu ketepatan pembayaran pokok dan atau bunga, terhadap kredit yang telah disalurkan kepada debitur di sektor yang terdampak penyebaran virus corona atau sejalan dengan sektor yang diberikan insentif oleh Pemerintah.

Selain itu, relaksasi pengaturan restrukturisasi kredit yang disalurkan kepada debitur di sektor yang terdampak penyebaran virus corona, sejalan dengan sektor yang diberikan insentif oleh Pemerintah.

Ini akan diberlakukan sampai dengan satu tahun setelah ditetapkan, namun dapat diperpanjang bila diperlukan.

"Kebijakan stimulus OJK tersebut diharapkan bisa memitigasi dampak pelemahan ekonomi global terhadap pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional,” ujarnya mengutip pernyataan
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved