Evakuasi ABK World Dream

Pemerintah RI Masih Pikir-pikir Memulangkan, ABK Diamond Princess Merasa Kehilangan Hak sebagai WNI

Pemerintah RI Masih Pikir-pikir Memulangkan, ABK Diamond Princess Merasa Kehilangan Hak sebagai WNI

Pemerintah RI Masih Pikir-pikir Memulangkan, ABK Diamond Princess Merasa Kehilangan Hak sebagai WNI
BPost Cetak
BPost edisi cetak Kamis (27/2/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Dikutip dari CNN Indonesia, WNI ABK Diamond Princess menyatakan sangat kecewa dengan sikap pemerintah yang masih pikir-pikir untuk memulangkan mereka.

Sebab, rekan mereka dari negara lain sudah dijemput pemerintah masing-masing.

Di antara ketidakpastian tersebut, mereka mengaku merasa putus asa.

"Kami merasa kehilangan hak-hak kami sebagai warga Indonesia," ujar I Wayan Sudiarta saat dikonfirmasi, Selasa.

Kru kapal dari Kabupaten Tabanan, Bali ini, mengatakan tak bisa berbuat apa-apa di kapal yang tengah dikarantina pemerintah Jepang tersebut.

TNI AL Evakuasi 188 WNI ABK World Dream Terkait Virus Corona, Dibawa ke Pulau Seribu untuk Observasi

Terungkap, Siapa yang Memberi Perintah Gunduli 3 Tersangka Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman

Bukan Kriss Hatta! Zaskia Gotik Sudah Pamer Kekasih, Sosoknya Disorot Karena Terkait Artis Ini

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, membantah pemerintah sengaja mengulur waktu pemulangan WNI di kapal pesiar Diamond Princess.

Muhadjir mengatakan pemerintah sangat berhati-hati karena khawatir pemulangan WNI itu akan menimbulkan episentrum atau pusat baru wabah virus corona.

"Kan kita tidak ingin Indonesia jadi episentrum baru karena kalau jadi episentrum baru menyangkut 264 juta penduduk," ujar Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved