Haul Guru Sekumpul 2020

Sampah Jemaah Haul Guru Sekumpul Diperkirakan 800 Ton, Batola Bantu Armada 5 Buah Truk

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel, bersiap-siap membantu angkutan sampah jemaah pascahaul Guru Sekumpul yang diperkirkaan 800 ton

Sampah Jemaah Haul Guru Sekumpul Diperkirakan 800 Ton, Batola Bantu Armada 5 Buah Truk
FOTO SUPARDI DINAS PUPR BATOLA UNTUK BPOSTGROUP
Lima truk sampah dipersiapkan Pemkab Batola, Kalsel, untuk membantu pengangkutan sampah jemaah pascahaul Guru Sekumpul, Kamis (27/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel, bersiap-siap membantu angkutan sampah jemaah pascahaul Guru Sekumpul yang diperkirkaan mencapai 800 ton.

Saat ini Batola sudah menyiapkan 5 truk untuk angkut sampah pascahaul di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, tersebut.

“Berdasarkan hasil rapat panitia besar Kamis, 20 Februari 2020, maka Kabupaten Batola menyiapkan lima untuk membantuk pengangkutan sampah pasca haul,” kata Kepala UPTD Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batola, Supardi, Kamis (27/2/2020).

Menurut Supardi, sesuai hasil rapat, Batola dapat jatah mengangkut sampah dari titik kumpul sampah di eks bangunan Giant samping Universitas Lambung Mangkurat (ULM) , Banjarbaru, sampai ke TPA Regional Gunung Kupang, Cempaka, Banjarbaru, Kalsel.

Makanan Tradisional Alami Khas Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang Disukai Wisatawan

Tanggulangi Sampah Haul Guru Sekumpul, TPA Regional Banjarbakula Beroperasi 24 jam

Hadapi Event BSF 2020, Pebisnis Sasirangan Banua Siapkan Produk Andalan, Ada kain Satin

Ariel Tatum Dicium Dodit Mulyanto, Begini Ekspresi Al Ghazali Pada sang Mantan Pacar

“Sampah dititik kumpul eks Giant itu merupakan sampah dari Sekumpul yang diangkut dengan pikap dan diturunkan di eks Giant, selanjutkan diangkut ke TPA Regional,” imbuh dia.

Diambahkannya, Kabupaten Banjar meminjam tempat di eks Giant Banjarbaru untuk titik kumpul sampah selama pascahaul saja.

Lima truk sampah Batola akan beroperasi mulai Senin (1/2/2020) dan targetnya selama 3 hari.

“Estimasi sampah pascahaul diperkirakan mencapai 800 ton, sesuai estimasi dinas lingkungan hidup Kabupaten Banjar,” sebut Supardi.

Ditambahkannya, semua kabuparten kota yang tergabung di Banjarbakula diminta berpartisipasi membantu pengangkutan sampah ke TPA regional.

Untuk sampah sisa-sisa nasi, diharapkan akan dipilah tersendiri, tidak tergabung dan sudah terpisah.

Hadiri Pelantikan PPK, Wabup Mawardi Ajak Warga Tabalong Sukseskan Pilgub 2020

Bank Kalsel Serahkan Bantuan Pembangunan Gedung Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam-Zam Banjarmasin

Ingin Mencicipi Nasi Humbal Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Bisa Pesan ke Komunitas Ini

“Untuk sampah plastiknya ada kemungkinan belum bisa dipilah karena perlu penanganan cepat,” katanya.

Menurutnya, penanganan sampah pascahaul pada 2018 ditangani Kabupaten Banjar perlu waktu 7 hari dan pada 2019 minta bantuan Banjarbaru menjadi 5 hari.

“Pada 2020, dengan bantuan lima kabupaten maksimal pengangkutan sampah pasca haul guru sekumpul diharapkan  maksimal tiga hari,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved