Berita Banjar

VIDEO Jembatan yang Dinanti Warga Sungai Lulut Akhirnya Diresmikan, Ini Harapan Pemprov Kalsel

Jembatan yang Dinanti Warga Sungai Lulut Akhirnya Diresmikan, Ini Harapan Pemprov Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jembatan yang dinanti warga Sungai Lulut Kabupaten Banjar sudah dilebarkan. Bukan hanya satu tapi tiga jembatan sekaligus. Ketiga jembatan yang dimaksud diantaranya adalah Sungai Gardu 1, Sungai Gardu 2 dan Sungai Lulut.

Hari ini secara resmi Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, didampingi Kadis PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar. Hadir sejumlah tamu undangan, termasuk Bupati Banjar, Khalilurahman dan Pemko Banjarmasin diwakili Kadis PU Kota Banjarmasin, Arifin Noor. Hadir pula jajaran kepala SKPD Kalsel dan termasuk Ketua DPRD Kalsel, H Supian Hk.

"Terimakasih kepada warga Sungai Lulut dan Pihak Pemko serta Pemkab Banjar yang sudah mendukung pembebasan lahannya pada awal-awalnya, sehingga jembatan sungai lulut bisa dilebarkan dan ditingkatkan sejauh ini," kata Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.

Disampaikan Gubernur Kalsel, bahwa akan sangat sebel atau jengkel jika terjebak macet. Setidaknya dengan hadirnya jembatan ini bisa memperlancar arus lalulintas di Sungai Lulut.

35 Jemaah Asal Palembang Nekat Berangkat padahal Arab Saudi Setop Umrah, Ini Penjelasan Lion Air

Sampah Jemaah Haul Guru Sekumpul Diperkirakan 800 Ton, Batola Bantu Armada 5 Buah Truk

Ariel Tatum Dicium Dodit Mulyanto, Begini Ekspresi Al Ghazali Pada sang Mantan Pacar

Kilas Balik 1 Tahun Pernikahan Syahrini-Reino Barack, Rencana Nikah Ulang & Drama dengan Luna Maya

Pria yang akrab disapa Paman Birin tersebut mengatakan bahwa peningkatan infrastruktur yang dilakukan Pemprov tidak lain untuk melayani rakyat.

"Khususnya dalam momentum Haul Ke 15 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau kerap disebut Guru Sekumpul Tahun 2020. Alhamdulillah pekerjaan ketiga Jembatan Haul Guru Sekumpul terselesaikan," kata dia.

Disampaikan Paman Birin, seperti yang kita tau tamu berdatang dari mana saja. Jadi kita harus menjadi pelayanan dan tuan rumah yang baik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Roy Rizali Anwar menambahkan seiring dengan selesainya jembatan di sungai lulut ini menjadi berkah sendiri bagi orang ziarah pada momen Haul Guru Sekumpul.

Secara teknis Roy menjelaskan pengerjaan renovasi ketiga jembatan memakan waktu 300 hari dengan menghabiskan dana Rp 21,3 miliar.

Konstruksi jembatan dilebarkan menjadi menjadi 10 hingga 12 meter. "Kalau sebelumnya hanya empat meter saja," kata dia.

Sedangkan tinggi jembatan sekitar 1 sampai 2 meter. Itu untuk melancarkan lalu lintas dan tinggi jembatan difungsikan supaya kelotok bisa lewat dibawah tanpa perlu menunggu air surut.

Ketika jembatan di sungai lulut dilebarkan dan diperbaiki maka Pedagang Kaki Lima (PKL) pun berada di operit jembatan. Hal itu lah yang dikeluhkan warga sehingga memperlambat arus kendaraan yang lalu lalang.

Citra Kirana Hamil, Begini Ekspresi Istri Rezky Adhitya Tahu Dirinya Mengandung

VIDEO Telah Lenyap Ratusan Meter Kabel untuk Lampu PJU di Batulicin Tanahbumbu

Sebar 20 Ribu Lembar ke Petugas, Awal Maret Stiker PKH Akan Ditempel

Lurah Sungai Lulut, Djamaluddin, menegaskan bahwa pedagang tidak diperkwnankma berjualan di operit jembatan.

"Sejauh ini tidak ada yang membandel jika masih ada nanti pasti diberikan imbauan kepada pengelola pasar," kata Djamaluddin.

Adapun Bupati Banjar, Khalilurahman, menegaskan untuk PKL itu perlu penertiban saja. "Itu Satpol PP saja nanti yang menertibkan," tandas Bupati. (banjarmasinpost.co.id/nurcholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved