Berita Tabalong

VIDEO : "Jual Beli" Toko Pasar Milik Pemkab Tabalong Akan Ditertibkan

‘Jual beli’ toko di pasar Tabalong sudah menjadi fenomena yang wajar terjadi. Padahal, ini memberatkan pedagang.

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Saat ini banyak pedagang yang menggunakan toko di pasar dimana milik pemerintah daerah namun harus membayar uang sewa kepada orang lain yang memiliki hak sewa pasar. Padahal saat awal diserahkan kepada pedagang mereka tidak ada dipungut biaya pembelian.

Bahkan dilakukan perjanjian bahwa toko tidak boleh diserahkan kepada pihak kedua, namun sayangnya ‘jual beli’ toko di pasar ini sudah menjadi fenomena yang wajar. Padahal hal ini merugikan pedagang yang memang benar benar menggunakan toko tersebut karena selain membayar sewa mereka juga membayar retribusi kepada pemerintah daerah.

Fenomena ini tengah diupayakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk bisa dilakukan penindakan. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Fariduddin mengatakan pada 2018 dan 2019 pihaknya telah mulai melakukan perpindahan balik nama sewa toko.

“Syaratnya mereka harus melunasi seluruh tunggakan retribusi jika ada yang melakukan tunggakan, dan sewa toko diserahkan kepada pedagang yang memang memanfaatkan tempat tersebut,” ujarnya.

Razia Gabungan di Rutan Barabai, Tim Geledah 21 kamar Tahanan dan Temukan Ini

VIDEO Terdampak Virus Corona, Pengusaha Sampit Terpaksa Jual Sarang Walet Dengan Harga Murah

Arab Saudi Setop Visa, 700 Calon Jemaah Umrah Batal Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Hari Ini

Citra Kirana Hamil, Begini Ekspresi Istri Rezky Adhitya Tahu Dirinya Mengandung

Fariduddin menegaskan perpindahan penyewa toko harus sepengetahuan Dinas Pasar namun sayangnya ada pedagang yang melakukannya secara diam diam dan sudah berganti pengguna selama bertahun tahun.

Banyaknya perbedaan data penyewa toko yang tertulis dalam perjanjian dengan Pemerintah daerah dengan pengguna yang sebenarnya ini juga berdampak pada adanya penunggakan retribusi dari sewa toko pasar.

“Saat ini di Kabupaten Tabalong memiliki 1547 toko milik pemerintah daerah yang disewakan kepada pedagang, sebelumnya kami sempat ada tunggakan sekitar Rp 1,8 miliar dan kami bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Tabalong dan pada 2019 kami bisa membayarkan sekitar Rp 770 juta dan dikembalikan ke kas daerah,” ujarnya.

Fariduddin menambahkan jumlah retribusi setiap toko memang berbeda tergantung dari luas dan lokasinya, rata rata retribusi adalah sekitar Rp 125 ribu rupiah.

“Saat ini Disperindag tengah mencari solusi untuk mengatasi persoalan ini agar pedagang yang menggunakan toko tidak diberatkan,” ujarnya.

Amin salahsatu pedagang di pasar Tanjung menggunakan toko yang berada di bagian tengah dan membayar sewa kepada pihak penyewa pertama sebesar Rp 1,5 juta perbulan. Ditambah membayar retribusi, uang kebersihan dan keamanan sekitar Rp 200 ribu. Fasilitas yang didapat adalah toko dengan ukuran 3x6 meter.

“Uang sewa dibayarkan kepada orang yang menyewa sebelumnya, tidak tahu kalau tidak diperbolehkan tapi hampir seluruhnya seperti ini,” ujarnya.

Untuk pembayaran uang sewa setiap toko berbeda, salahsatu pedagang yang menyewa dibagian depan membayar uang sewa sebesar Rp 3 juta perbulan. Untuk yang dibagian belakang sewanya sekitar Rp 700 ribu hingga satu juta.

Injak Mayat Siswi SMP ke dalam Gorong-gorong, Begini Cara Sadis Budi Bunuh Anak Kandung Karena Ini

Tangis Nagita Slavina Saat Raffi Ahmad Ucap Senasib Ashraf Sinclair, Suami Bunga Citra Lestari (BCL)

Ariel Tatum Dicium Dodit Mulyanto, Begini Ekspresi Al Ghazali Pada sang Mantan Pacar

Amin mengatakan saat ini pembeli sepi hanya di beberapa waktu saja ramai seperti natal dan bulan ramadhan.

“Kalau sedang sepi dalam sehari mungkin hanya satu barang yag terjual, harus pintar pintar menawarkan kepada calon pembeli dan beberapa teman,” ujar pedagang sepatu ini. Yang menambah pasar Tajung semakin sepi juga karena banyaknya pasar ditambah pasar dadakan sehingga warga lebih membeli disekitar rumah tambahnya.

Dengan biaya sewa yang cukup mahal Amin mengharapkan fasilitas yang ada di pasar bisa terus dibenahi salahsatunya adalah toilet umum. (banjarmasinpost.co.id /Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved