Berita Tapin

Warga Desa Matang Batas Tapin Geger Api, Janda 3 Anak Ini Kehilangan Tempat Tinggal

Geger api di Matang Batas, Batinah (49) janda tiga anak kehilangan tempat tinggal satu-satunya. Hartanya tak ada yang berhasil diselamatkan

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
istimewa/camat hatungun
Inilah rumah korban kebakaran di Desa Matang Batas, Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin, Kalsel, Jumat (28/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Batinah (49) janda tiga anak kehilangan tempat tinggal satu-satunya. Hartanya tak ada yang berhasil diselamatkan.

Peristiwa kebakaran itu menggegerkan warga Desa Matang Batas, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, Kalsel, Jumat (28/2/2020) sekitar pukul 14.30 Wita.

Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam musibah kebakaran rumah tinggal tersebut. Namun, ijasah anak Batinah hangus terbakar bersama dokumen penting lainnya.

Anak Batinah yang memasak air untuk minum kopi, berhasil keluar rumah, begitu api membakar dapur rumahnya yang berbahan kayu.

Respons Mertua BCL Soal Konser Bunga Citra Lestari & Ronan Keating Sepeninggal Ashraf Sinclair

Akhirnya Sandra Dewi Pamer Foto di Jet Pribadi, Istri Harvey Moeis Sedang Lakukan Ini pada Anaknya

Akses Kunjungan Umrah Ditutup Arab Saudi, Biro Travel Serahkan Keputusan Kepada Jamaah

Atasi Teror Tawon di Rumah Warga Teluk Dalam Banjarmasin, Begini Saat BPBD Lakukan 3 Jam Evakuasi

Batinah saat kebakaran meratakan rumahnya, sedang menghadiri acara pengajian para ibu-ibu di Desa Matang Batas, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, Kalsel.

Camat Hatungun, Slamet Suryanto mengatakan sudah melaporkan peristiwa kebakaran itu kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapin.

Camat Hatungun Slamet Suryanto menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Matang Batas, Kecamatan Hatungun  Kabupaten Tapin,  Kalsel, Jumat (28/2/2020)
Camat Hatungun Slamet Suryanto menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Matang Batas, Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin, Kalsel, Jumat (28/2/2020) (istimewa/camat hatungun)

"Kami sudah menyalurkan bantuan pangan dan pakaian. Sementara ini korban menginap dirumah yang kosong tak jauh dari rumah korban. Korban merupakan peserta PKH," katanya. (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved