Kriminalitas Regional

Tragis! Sopir Ini Tewas Diamuk Massa di Hadapan Polisi Bersenjata, Nyawa Babi Dibalas Nyawa Manusia?

Tragis! Sopir Ini Tewas Diamuk Massa di Hadapan Polisi Bersenjata, Nyawa Babi Dibalas Nyawa Manusia?

Tribunnews
Sopir truk tewas diamuk massa di depan polisi yang membawa senjata 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tragis! Sopir Ini Tewas Diamuk Massa di Hadapan Polisi Bersenjata, Nyawa Babi Dibalas Nyawa Manusia?

Akibat tragedi ini, Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa meminta maaf atas tewasnya Yus Yunus, sopir truk asal Polewali Mandar (Polman) yang diamuk massa di Jalan Raya Trans Papua, di Kampung Ekimani, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai, Minggu (23/2/2020).

Yakobus mengatakan, tewasnya Yunus tidak ada hubungannya dengan suku, agama, ataupun ras.

Tewasnya Yunus murni karena tindak kriminalitas.

Raja Tunjuk Muhyiddin sebagai PM Baru Malaysia Singkirkan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim

Jemaah Haul Guru Sekumpul Disambut di Lapangan Murjani, Lalu Naik Bus Gratis ke Sekumpul

1 Brimob Gugur Dihantam Peluru saat Baku Tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Mimika

BERLANGSUNG Link Indosiar! Live Streaming Persebaya vs Persik Liga 1 2020, TV Online Vidio.com

Permintaa maaf disampaikan Yakobus ke keluarga korban.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai atas nama para pelaku pengeroyokan dan pembunuhan serta seluruh masyarakat menyampaikan turut berduka cita dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga almarhum Yus Yunus," katanya, dikutip dari Antara, Jumat (28/2/2020).

Tak hanya kepada keluarga, Yakobus juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga Polman dan Sulawesi yang ada di Dogiyai.

Ia meminta agar semua pihak menahan diri dan menyerahkan kasus tersebut kepada kepolisian.

"Dan kepada seluruh warga Polewali Mandar dan warga Sulawesi yang berada Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Nabire, Sulawesi dan dimanapun berada," kata Yakobus.

"Kami berharap semoga permohonan maaf kami dari lubuk hati yang terdalam ini dapat diterima," ujar dia.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved