Berita Internasional

Merasa Tak Perlu Pesawat Kepresidenan, Presiden Meksiko Mau Dijual untuk Rawat Orang Miskin

Merasa Tak Perlu Pesawat Kepresidenan, Presiden Meksiko Mau Dijual untuk Rawat Orang Miskin

AFP/ALFREDO ESTRELLA
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador selalu bepergian dengan penerbangan komersial, bahkan duduk di kelas ekonomi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Baru-baru ini, publik di Indonesia dihebohkan dengan isu pemerintah Jokowi membeli pesawat kepresidenan baru.

Belakangan, pemerintah meluruskan, kalau sejauh ini tidak ada pengadaan pesawat kepresidenan baru, melainkan menyewa pesawat Garuda Boeing 777-300 ER untuk menghadiri KTT di Amerika Serikat (AS).

Di Meksiko, pesawat kepresidenan yang dipakai saat ini dinilai terlalu mewah sehingga pemerintah malah ingin segera menjualnya, ketimbang jadi transportasi resmi presiden.

Dilansir dari CNN, Minggu (1/2/2020), Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menegaskan kalau dirinya tak membutuhkan pesawat tersebut dan memilih untuk menjual cepat. Pesawat kepresidenan itu merupakan peninggalan dari pendahulunya, Enrique Pena Nieto.

Sosok Ini Diduga Provokator dari Pembantaian Umat Islam di India,Ternyata Anak Mantan Wali Kota

VIRAL, Meski Dipapah Kakek 103 Tahun Pantang Mundur Nikahi Gadis 27 Tahun, Lihat Ekspresi Si Wanita

Relawan Sembelih 200 Sapi dan Ribuan Blek Beras untuk 2,5 Juta Jamaah Haul ke-15 Guru Sekumpul

Diskon Tiket Pesawat Hingga 50% Berlaku Mulai Hari Ini! Ayo Pilih Destinasi Wisata Mana Mau Dituju

Lopez menggambarkan kalau pesawat itu sebagai simbol kemewahan pemerintah yang berlebihan. Dirinya selama ini dikenal lebih sering menggunakan penerbangan komersial untuk melakukan perjalanan dinasnya ke beberapa kota di Meksiko.

Sejak kampanye, Lopez yang menggambarkan dirinya sebagai pemimpin anti kemapapan ini sudah bersumpah untuk menjual pesawat mewah itu jika terpilih jadi presiden.

Menurutnya, daripada jadi pesawat dinas yang lebih sering banyak menganggur sejak pelantikannya pada Oktober 2018 lalu, lebih baik uang dari penjualan pesawat digunakan untuk membantu rakyat miskin di negaranya.

Pesawat kepresidenan milik Meksiko itu memang terbilang mewah. Dengan kapasitas penumpang 80 orang, pesawat itu memiliki kamar khusus "presidential suite" yang luas serta dilengkapi dengan kamar mandi pribadi yang mewah.

Meski begitu, pesawat itu belum juga laku terjual sejak dilego tahun lalu. Meksiko pernah berupaya menjualnya ke Kanada dan AS, namun upaya itu tak berhasil. Bahkan, pemerintah Meksiko pernah menawarkan pesawat kepresidenan kepada kedua negara itu agar ditukar dengan peralatan medis.

Di sisi lain, terus menyimpan pesawat itu juga butuh biaya perawatan yang tinggi. Belakangan, lantaran sulit terjual, Lopez mengusulkan untuk mengundi dengan menjual tiket masing-masing seharga sekitar 27 dollar AS. Targetnya, pemerintah bisa menjual 6 juta tiket undian.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved