Opini

Virus Corona Mewabah, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2020?

Ekspor Indonesia di 2019 kurang mengkilap, Kini Virus Corona Mewabah membayangi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2020

Virus Corona Mewabah, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2020?
BPost Cetak
BPost Edisi Selasa, (3/3/2020). 

Oleh: R Wulandari Peminat masalah ekonomi dan bisnis, alumni Program Manajemen Keuangan dan Perbankan Indonesia (AKPI)

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah dituntut bekerja jauh lebih keras, lebih kreatif, dan lebih inovatif, guna menjaga pertumbuhan ekonomi kita agar tidak sampai meleset dari target yang telah ditetapkan.

Kreativitas dan inovasi dibutuhkan untuk menggali berbagai kemungkinan serta peluang demi menjaga putaran roda perekonomian nasional tidak tersendat.

Tahun 2019 lalu, perekonomian Indonesia hanya mampu tumbuh 5,02 persen. Capaian tersebut merupakan yang terendah sejak tahun 2015. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu itu jauh di bawah asumsi APBN 2019 yang sebesar 5,3 persen.

Kalau begitu, bagaimana dengan tahun 2020? Akankah pertumbuhan ekonomi kita lebih kinclong?

Guru Dansa Terjangkit Virus Corona, Begini Cerita Ibu dan Anak Ini Tertular dari Warga Jepang

Antisipasi Virus Corona Merebak, Masker Ternyata Tidak Cegah Cofid-19, Begini Penjelasannya

Akhirnya Kondisi Asli Rumah Tangga Laudya Cynthia Bella & Engku Emran Diungkap sang Ayah

Luna Maya Kenalkan Suaminya Ke Herjunot Ali, Lakukan Hal Ini ke Melaney Ricardo CS, Siapa Ya?

Sebagian kalangan tak ragu melemparkan pandangan pesimistik bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini akan sanggup mencapai 5,1 persen.

Kendatipun begitu, Laporan Akuntabilitas Awal Tahun 2020 Bank Indonesia, yang dirilis beberapa waktu lalu, menyebut bahwa stabilitas ekonomi nasional kita terjaga dan momentum pertumbuhan akan berlanjut.

Laporan itu menyimpulkan bahwa ekonomi kita diperkirakan tumbuh sekitar 5,1 persen tahun ini. Penyebabnya yaitu konsumsi rumah tangga yang stabil dan iklim investasi yang cukup baik.

Sebaliknya, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia justru melambat pada 2020 ini.

Diperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional cuma mencapai 4,8 persen. Salah satu biang penyebabnya adalah kinerja ekspor kita yang tampak masih loyo, dan berimbas pada permasalahan defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved