Berita Batola

Evaluasi 11 Titik Rest Area Haul Guru Sekumpul, Batola Hasilkan 4 Ton Sampah

Evaluasi 11 Titik Rest Area Haul Guru Sekumpul, Kabupaten Batola juga Hasilkan 4 Ton Sampah

istimewa/supriadi
Petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Kuala (Batola) saat mengangkut sampah rest area jemaah haul Abah Guru Sekumpul. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Kuala (Batola) melakukan evaluasi pengangkutan sampah di sebelas (11) rest area jemaah haul Abah Guru Sekumpul.

“Iya setelah kita evaluasi, ada 4 ton sampah dihasilkan sejumlah 11 lokasi rest area dan posko di Batola,” kata Kepala UPTD Kebersihan Dinas PUPR Batola, Supardi Rabu (4/3/2020).

Menurut Supardi, selain pengangkutan reguler di Batola yang mencapai 25 ton per hari, UPTD Kebersihan juga membantu angkutan sampah di Martapura pasca haul.

Lima truk dioperasikan untuk mengangkut sampah dari titik kumpul sampah di Banjarbaru ke TPA Regional Banjarbakula.

Aib Raffi Ahmad Dibongkar Elma Theana, Suami Nagita Slavina Disebut Pernah Minta Cium

Sindiran Ernest Prakasa untuk Indonesian Idol, soal Tangis BCL saat Judika Nyanyi untuk Ashraf

Gubernur-Bupati Diimbau ke Sekolah, Beri Hadiah Ultah untuk Siswa Berusia 17 Tahun, Ini Tujuannya  

Pengrajin Popor Senapan Angin Asal Kintap Tanahlaut Ini Terima Orderan se Kalimantan

Dipaparkannya, selama tiga hari pelaksanaan haul, TPA Banjarbakula sendiri menerima 800 ton sampah per hari atau melonjak 100 persen dari hari biasa. Semua kabuparten kota yang tergabung di Banjarbakula dimintakan berpartisipasi membantu pengangkutan sampah jemaah haul guru sekumpul ke TPA regional.

Menurutnya, dari pengalaman tahun sebelumnya, yakni 2018 penanganan sampah haul guru sekumpul ditangani Kabupaten Banjar perlu waktu tujuh hari dan pada 2019 minta bantuan Banjarbaru menjadi lima hari.

“Pada 2020, dengan bantuan lima kabupaten maksimal pengangkutan sampah pasca haul guru sekumpul menjadi maksimal tiga hari,” katanya.

Dipaparkan Supardi, pihaknya saat ini kembali kepda aktivitas pembuangan sampah ke ke tempat pembuangan akhir (TPA) regional di Gunung Kupang Banjarbaru sejak, Rabu (15/1/2020) pagi lalu dengan empat truk sampah berisi 15 ton sampah per hari.

“Aktivitas fokus rutin pengangkutan sampah ke TPA regional Banjarbaru kembali kita lakukan,” katanya.

Heboh Ada Penculik Anak, Warga Jember Kepung 3 Pria, Ternyata Anggota KPK Lagi Usut Kasus Ini

Anies Stop Sementara Izin Konser Musik, Syuting Film & Olahraga, Akibat Merebaknya Virus Corona

3 Siswa SMA di Kupang Nekat Hajar Gurunya Hingga Babak Belur, Tidak Terima Ditegur saat di Kalas

Dijelaskanya, untuk membantu pengangkutan sampah pasca haul abah Guru Sekumpul sendiri, Pemkab Batola telah menurunkan lima armada truk, dengan rute pengangkutan sampah dari titik kumpul sampah di eks bangunan Giant samping Universitas Lambung Mangkutat (ULM) Banjarbaru sampai ke TPA regional Gunung Kupang Cempaka.

“Sampah di titik kumpul eks giant itu merupakan sampah dari Sekumpul yang diangkut dengan pikap dan diturunkan di eks giant selanjutkan diangkut ke TPA regional,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved