Serambi Mekkah

Sejumlah Bank Perkreditan Rakyat di Kabupaten Banjar Dimerger, Ini Tujuannya

Petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Banjar, Kamis (5/3/2020) pagi

MC KOMINFO BANJAR
Petinggi OJK Regional 9 melakukan pertemuan dengan Bupati Banjar H Khalilurrahman, Kamis (5/3/2020) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Banjar, Kamis (5/3/2020) pagi.

Kedatangan mereka diterima Bupati Banjar, H Khalilurrahman.

Pertemuan berlangsung di rumah dinas Bupati Banjar di Jalan Pangeran Hidayatullah, Martapura, sekitar 45 menit.

Bupati didampingi beberapa pejabat teknis terkait, di antaranya dari Inspektorat dan Bagian Ekonomi.

Pertemuan itu dalam upaya meningkatkan daya saing Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang ada di Kabupaten Banjar. OJK bersama pemerintah terus berupaya meningkatkan memperkuat eksistensi BPR dalam upaya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah ini.

 Upaya yang ditempuh, yakni menggabungkan (merger) sejumlah BPR/BPRS yang dimiliki Pemkab Banjar.

Konsolidasi BPR/BPRS juga sejalan dengan ketentuan kewajiban pemenuhan modal inti yang diatur dalam POJK Nomor 5 /POJK .03/2015 tentang kewajiban penyediaan modal minimum dan pemenuhan modal inti minimum BPR.

Dalam hal ini, BPR diwajibkan memiliki modal inti sebesar Rp 3 miliar hingga per Desember 2019 dan sebesar Rp 6 miliar per 31 Desember 2024. 

Terkait hal tersebut, rombongan perwakilan OJK Regional 9 Provinsi Kalsel melakukan pertemuan dengan Bupati H Khalilurrahman. 

Roza Aulia, perwakilan OJK Regional 9, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Banjar yang telah mendukung proses merger BPR yang ada di Kabupaten Banjar.

Jadi, kelak, akan menjadi lebih kuat dan bisa mendukung perekonomian di daerah ini,

Sementara itu, Bupati menegaskan, kesiapan pemerintahannya mendukung langkah yang dilakukan OJK tersebut.

Ia berharap ke depannya BPR bisa meningkatkan tata kelola dan efisiensi di bidang operasional melalui terpenuhinya SDM yang tepat guna.

"Tentunya juga agar bisa menjadi ujung tombak dalam pembiayaan UMKM," sebut orang nomor satu di Banjar yang akrab disapa Guru Khalil ini. (AOL/*)

Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved