Ekonomi dan Bisnis

Ujicoba Digitasilasi Ratusan SPBU di Kalsel, Hiswana Migas Ungkap Masih Sering Terjadi Eror

Ujicoba Digitasilasi Ratusan SPBU di Kalsel, Hiswana Migas Ungkap Masih Sering Terjadi Eror di lapangan

Ujicoba Digitasilasi Ratusan SPBU di Kalsel, Hiswana Migas Ungkap Masih Sering Terjadi Eror
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Seorang pengendara sedang mengantri BBM di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi ( Hiswana Migas) Provinsi Kalsel memastikan penerapan digitaliasi SPBU di provinsi ini masih dalam tahap ujicoba.

Selama uji coba berlangsung, masih sering terjadi eror di lapangan. 

“Dari laporan ke masuk ke kami masih sering terjadi eror di lapangan,” kata Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi ( Hiswana Migas) Provinsi Kalsel, Syaibani, Kamis (5/3/2020).

Ditambahkannya, saat ini yang terjadi di lapangan karena masih ujicoba, kadang-kadang pelayanan pemakaian BBM menjadi tertunda sedikit.

Waduh! Mobil Rolls-Royce Seharga Rp 23 Miliar Ini di India Turun Kasta, Cuma Jadi Mobil Carteran

Gramedia Banjarmasin Gelar Pameran Produk Sport, Diskon Hingga 40 Persen

Pembelaan Istri Judika Soal Tangis BCL di Idol, Duma Riris Singgung Izin Istri Ashraf Sinclair

Pose Seksi Lucinta Luna di Tahanan Viral, Abash Ungkap Hubungan Sebenarnya dengan Seteru Gebby Vesta

Sekali lagi itu bukan karena faktor SPBU, tapi memang proses pemasangan SPBU sedang disempurnakan oleh PT Telkomsel.

“Kelebihan sistem digitaliasi, menurut PT Pertamina dan pemerintah, semua pembeli BBM itu tercopy dan terekam semua,” katanya.

Diakuinya, kadang-kadang kondisi SPBU di lapangan itu kasihan juga karena sering diisukan macam-macam. Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi ( Hiswana Migas) Provinsi Kalsel, sangat mendukung penerapan ujicoba digitaliasi SPBU.

Diakuinya, dari 120 SPBU di Banjarmasin, sudah sekitar 111 SPBU sudah terpasang sistem digitaliasi dan informasi terakhir 90 persen sudah berjalan. Namun, sistem digitaliasi ini masih sering eror di lapangan sehingga mohon dimaklumi.

“Para pemilik SPBU ini menerima jadi saja pemasangan digitaliasi dari tim teknis PT Telkomsel,” katanya.

Dipaparkannya, dari pertemuan Hiswana Migas Kalsel dengan Direktur Pemasaran Pertamina, penerapan digitaliasi SPBU itu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pada Juni 2020, semua SBPU di Kalsel harus sudah terpasang digitalisasi.

“Di lapangan memang ada kendala-kendala karena merupakan sistem baru,” katanya.

Dengan sistem digitaliasi ini, sambungnya, maka diharapkan pemerintah selalu menjamin BBM selalu ada, PT Telkomsel dengan tenaga teknisnya harus menyediakan timnya yang setiap saat jika terjadi gangguan.

“Kita minta Pertamina segera menyalurkan BBM ke SPBU-SBPU karena dengan sistem digital ini maka tidak ada lagi penyelewengan,” katanya.

Status Luna Maya & Herjunot Ali Terkuak, Beda dari Hubungan dengan Ryochin dan Faisal Nasimuddin?

Hasil SKD CPNS 2019 akan Diumumkan Serentak, Perhatikan Ini Tanggal Pastinya

UPDATE Corona - Umrah Ditunda dan Haji Belum Diputuskan padahal Sebulan Lagi Ramadan 1441 Hijriah

Dijelaskannya, informasi diterima Hiswana Migas, untuk pembayaran SPBU ini bisa memakai sistem lingk tanpa uang cash. Diharapkan, dengan sistem baru ini ada sosialisasi dari masyarakat karena tak semua masyarakat tahu akan sistem baru ini.

“Di Kalimantan, terutama di pelosok belum bisa membayar BBM memkai sistem lingk,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved