Berita Hulu Sungai Tengah

Dinsos Kabupaten Hulu Sungai Tengah Pertimbangkan Dampak Psikologis Penerima Manfaat

Pemasangan stiker untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, ditarget pada akhir tahun mendatang.

banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
ILUSTRASI - Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto, saat memperlihatkan stiker PKH yang akan ditempelkan di rumah keluarga penerima manfaat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pemasangan stiker untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, ditarget pada akhir tahun mendatang.

Alasannya, Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PP dan PA) Kabupaten HST masih melakukan sosialisasi kepada warga penerima. 

Di Kabupaten HST tercatat 8.455 penerima manfaat PKH ini. 

Kepala Bidang Data Sosial Dinas Sosial PPKB PP dan PA Kabupaten HST, Muhammad Hardianto, Sabtu (7/3/2020), membeberkan di HST pelaksanaan pemasangan stiker masih dalam proses musyawarah dengan para pimpinan karena berbagai pertimbangan. 

Dijelaskannya,sesuai hasil rakornas di Jakarta, pemasangan stiker ini harus diedukasi, baik penerima manfaat maupun masyarakat. Termasuk, motivasi pemerintah memasang stiker. 

LOWONGAN KERJA - Polri Buka Penerimaan Bintara 2020, Simak Ini Cara Daftar & Syarat yang Diperlukan

Tim Kesehatan Lanal Kotabaru Periksa Kesehatan ABK Kapal Asing di Pelabuhan Stagen

VIDEO Pembuatan Kurung Kurung Alat Musik Suku Dayak di Takisung Kabupaten Tanahlaut

Keluarga Penerima Manfaat di Banjarmasin Bakal Terima Kenaikan Bantuan Rp 200 Ribu

VIDEO Situasi Pascaterjangan Puting Beliung Merusak 8 Rumah di Sungai Lulut Kabupaten Banjar

Pecah Rekor, Yamaha RX-King 2003 Terjual Seharga Toyota Fortune Seken, Sosok Ini Pembelinya

Berbagai pertimbangan, bebernya, untuk menghindari dampak psikologis bagi anak penerima PKH.

Hal ini berdasarkan hasil Rakornas DTKS di Jakarta pada Februari 2020. 

"Rumahnya dipajang stiker. Bisa jadi, penerima manfaat akan terkena bullying di sekolah. Ini yang kami hindari," katanya. 

Ia memprediksi pemasangan dapat dilakukan pada akhir tahun nanti. 

Selain itu, bebernya pemasangan stiker juga memerlukan anggaran, baik biaya pemasangan maupun cetak stiker. 

"Stikernya tidak boleh yang biasa. Nanti luntur. Harus yang kuat," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved