Tajuk

Melon Hanya buat Warga Miskin

KOTA Banjarmasin mencoba membuktikan janjinya untuk mengendalikan arus elpiji 3 kilogram tepat sasaran, yaitu ke warga miskin dan pelaku usaha kecil.

Melon Hanya buat Warga Miskin
banjarmasinpost.co.id/tribunnews.com
Pekerja distributor elpiji di kawasan Setiabudi, Jakarta membongkar muat elpiji 3 kilogram (kg) untuk dikirim ke pengecer, Selasa (13/1/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - KOTA Banjarmasin mencoba membuktikan janjinya untuk mengendalikan arus elpiji 3 kilogram tepat sasaran, yaitu ke warga miskin dan pelaku usaha kecil.

Sebelumnya, sering terjadi elpiji subsidi itu malah menyasar ke mana-mana, yaitu ke orang kaya, sektor usaha mapan hingga ke daerah lain. Berakibat, Kota Banjarmasin sering mengalami kelangkaan elpiji subsidi 3 kilogram warna hijau melon tersebut.

Kemudian, Pemko Banjarmasin membagikan kartu khusus untuk penerima elpiji subsidi 3 kilogram. Dengan cara demikian, elpiji ini hanya tersalur ke warga tak mampu dan pelaku usaha kecil yang memang lebih berhak mendapatkannya.

Banjarmasin Post edisi Sabtu (7/3/2020).
Banjarmasin Post edisi Sabtu (7/3/2020). (Dok Banjarmasinpost.co.id)

Diketahui, penerima kupon tetap membeli tetapi dengan harga sesuai yang ditetapkan atau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Lalu, per orang hanya bisa membeli 4 tabun dalam 1 bulan. Sedangkan pelaku usaha kecil, bisa membeli 8 tabung dalam sebulan. Tidak bisa lebih. Namun setidaknya mereka tetap bisa menikmati subsidi dan juga tak kesulitan mendapatkan atau tidak akan lagi menghadapi situasi kelangkaan.

Itu di Banjarmasin. Bagaimana daerah lain? Tentu saja, bagi yang belum, bisa mengikuti jejak Pemko Banjarmasin. Jika seluruh daerah kompak atau malah terkoordinasi dengan sangat baik, tidak menutup kemungkinan masa-masa kelangkaan menjadi hilang. Tapi, sekali lagi, ini harapan warga kurang mampu.

Jika elpiji tepat sasaran, bakalan tidak terlihat lagi warga yang memiliki mobil bisa membeli elpiji subsidi dengan leluasa. Petugas dari daerah tetangga lain pun tak lagi menemukan kode khusus di tabung melon yang harusnya hanya untuk dikonsumsi warga tak mampu Kota Banjarmasin.

Meski begitu, baik Pemko Banjarmasin, pemko dan pemkab lainnya, jangan sampai bosan mengedukasi warganya tentang elpiji subsidi 3 kilogram warna hijau melon hanya untuk warga miskin. Tetap perlu diulang terus di berbagai kesempatan, diinfokan melalui berbagai saluran media, bisa media sosial, aplikasi pesan singkat, televisi, surat kabar dan sebagainya.

Jangan lupa juga, kepala daerah selalu mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya supaya tidak membeli elpiji subsidi. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved