Wabah Virus Corona

VIDEO Indonesia Siaga Virus Corona, Rektor IAIN Palangkaraya: Lakukan Cuci Tangan Seperti Berwudhu

VIDEO Indonesia Siaga Virus Corona, Rektor IAIN Palangkaraya: Lakukan Cuci Tangan Seperti Berwudhu

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Masyarakat Palangkaraya, secara khusus diharapkan tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi mulai masuknya virus corona yang menjangkiti dua warga Indonesia seperti yang diumumkan Presiden Joko Widodo beberapa, waktu lalu.

Adanya rasa waswas yang berlebihan terhadap virus corona dengan melakukan aksi borong masker dan sembako serta larangan bersalaman dampak dari rasa takut dinilai Rektor IAIN Palangkaraya , Khairil Anwar, terlalu berlebihan dal menyikapinya.

Ketua Pengurus Masjid Raya Darussalam, ini, meminta kebiasaan bersalaman kepada orang yang lebih tua atau bersalaman antara murid kepada guru atau mahasiswa kepada dosen merupakan sesuatu yang baik menurut adab yang selama ini dibiasakan di Indonesia.

Dua Sertifikat Bangunan Warga Hilang, Pembayaran Lahan Ganti Rugi Pasar Beras Tergganjal

VIDEO Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Sebut Pembangunan Rumah Sakit Tipe A Perlu Rp 1, 4 Triliun

Khairil, mengatakan, ada baiknya dalam mengatasinya menjaga kebersihan seperti selalu melakukan cuci tangan seperti umat muslim setiap salat selalu didahului dengan melakukan wudhu sehingga tangan, kaki bagian muka dan bagian lainnya bersih dengan air wudhu.

Sementara itu, Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengingatkan, kepada warga untuk tidak melakukan aksi borong terhadap penjualan masker untuk penutup muka, karena akan dilakukam tindakan disaat banyak orang membutuhkan masker malah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Menurut Kapolresta Palangkaraya, hingga saat ini belum ada laporan atau ditemukan orang atau penjual masker yang melakukan aksi borong tersebut. "Kami terus melakukan pemantauan untuk hal ini. Sebab itu, kami ingatkan untuk tidak berlebihan dalam menyikapinya," ujarnya.

Pantauan di Palangkaraya, hingga, Jumat (5/3/2020) penjualan masker di apotek sudah diatur sesuai dengan yang ditentukan, maksimal dua lembar, sehingga tidak adalagi aksi borong pada hari-hari sebelumnya, karena sudah diatur oleh pemerintah.(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved